Apel Dinilai Lebih Efektif Turunkan Kolesterol Dibanding Statin, Riset di Gorontalo Ungkap Fakta Menarik

Oleh: Jesica Mulyadi . December 28, 2025 . 00:13:16

GORONTALO – Selama ini obat statin dikenal sebagai terapi utama untuk menurunkan kolesterol. Namun, penelitian terbaru di Kabupaten Gorontalo Utara justru menemukan fakta menarik: konsumsi apel setiap hari terbukti menurunkan kadar kolesterol total secara lebih signifikan dibandingkan penggunaan statin dalam jangka pendek. Temuan tersebut berasal dari penelitian yang dilakukan tim dosen Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan dipublikasikan dalam jurnal internasional Veredas do Direito Volume 22 Nomor 6 Tahun 2025. Studi ini meneliti efektivitas apel dan statin pada pasien hiperkolesterolemia di Gorontalo Utara

Dibandingkan Tiga Kelompok IntervensiPenelitian menggunakan desain quasi-eksperimental dengan melibatkan 30 responden dewasa yang memiliki kadar kolesterol total ≥200 mg/dL. Responden dibagi menjadi tiga kelompok, yakni kelompok yang mengonsumsi apel Red Delicious, kelompok yang mengonsumsi statin (simvastatin 20 mg), serta kelompok kombinasi apel dan statin. Intervensi dilakukan selama 14 hari tanpa mengubah pola makan harian responden. Kadar kolesterol diukur sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan metode pemeriksaan darah kapiler.

Apel Turunkan Kolesterol Secara SignifikanHasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang mengonsumsi apel mengalami penurunan kolesterol total paling signifikan secara statistik. Rata-rata kadar kolesterol kelompok apel turun dari sekitar 258 mg/dL menjadi 239 mg/dL, dengan nilai signifikansi p = 0,000. Sebaliknya, pada kelompok statin, penurunan kolesterol tidak menunjukkan perbedaan bermakna secara statistik (p = 0,188). Sementara kelompok kombinasi apel dan statin juga menunjukkan perbaikan, namun tidak melebihi efektivitas apel sebagai intervensi tunggal.

Kandungan Alami Jadi KunciPeneliti menjelaskan bahwa apel kaya akan serat pektin, polifenol, dan antioksidan yang berperan dalam menghambat penyerapan kolesterol di usus, meningkatkan pembuangan kolesterol melalui empedu, serta mencegah oksidasi LDL yang berbahaya bagi pembuluh darah. Berbeda dengan statin yang bekerja menghambat sintesis kolesterol di hati dan membutuhkan waktu lebih lama untuk memberikan efek optimal, senyawa bioaktif dalam apel dapat memberikan respons lebih cepat dalam jangka pendek.

Implikasi bagi Pencegahan Penyakit JantungHiperkolesterolemia merupakan faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke, dua penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Temuan ini menegaskan bahwa pola makan sehat berbasis pangan alami memiliki peran penting dalam pencegahan penyakit tidak menular. Meski demikian, peneliti menegaskan bahwa hasil ini tidak serta-merta menggantikan peran statin, terutama pada pasien dengan risiko kardiovaskular tinggi. Apel lebih tepat dipandang sebagai terapi pendukung dan langkah pencegahan yang murah, aman, dan mudah diterapkan masyarakat.

Dorong Gaya Hidup Sehat Berbasis Pangan LokalPenelitian ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong pendekatan promotif dan preventif melalui pola makan sehat, serta mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3 tentang kehidupan sehat dan kesejahteraan. Dengan konsumsi apel secara rutin dan pengaturan gaya hidup sehat, masyarakat diharapkan dapat mengendalikan kolesterol sejak dini, mengurangi ketergantungan obat, serta menekan risiko penyakit jantung di masa depan.

Sources: https://revista.domhelder.edu.br/index.php/veredas/article/view/3795

Author: Tasya Nursahadah Ramadhani Irwan, Sunarto Kadir, Irwan, Laksmyn Kadi, Vivien Novarina A Kasim

#FKUNGgul

#kedokteranung

Agenda

March 3, 2026

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil

Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer

February 9, 2026

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil

September 22, 2025

Workshop Designing a Framework for an Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Service

Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG

July 16, 2025

Workshop Pemeringkatan QS World University Rankings by Subjects

Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran