UNG Perkuat Akselerasi Dosen Bergelar Doktor, Dosen Baru FK Ambil Bagian dalam Penguatan SDM Pendidikan Tinggi Nasional

Oleh: Jesica Mulyadi . June 18, 2026 . 14:42:21

GORONTALO — Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidikan tinggi terus menjadi agenda strategis nasional dalam menghadapi tantangan global di bidang riset, inovasi, dan pengembangan ilmu pengetahuan. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar Sosialisasi Penguatan Akses Studi Lanjut bagi Dosen sebagai langkah konkret untuk mempercepat peningkatan jumlah dosen berkualifikasi doktor (S3).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Senat Rektorat UNG ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat kapasitas akademik tenaga pendidik sekaligus mendukung transformasi pendidikan tinggi nasional. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UNG, Eduart Wolok, bersama jajaran pimpinan universitas dan para dekan di lingkungan kampus. Sosialisasi ini secara khusus diikuti oleh dosen muda, terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) angkatan 2023, 2024, dan 2025, yang dipersiapkan untuk menempuh pendidikan doktoral sebagai bagian dari pengembangan karier akademik jangka panjang.

Partisipasi aktif juga datang dari Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo. Dosen-dosen baru Fakultas Kedokteran UNG turut ambil bagian dalam kegiatan ini, menunjukkan komitmen kuat generasi akademisi muda di bidang kesehatan untuk terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas keilmuan melalui pendidikan lanjutan. Kehadiran mereka menjadi langkah awal penting dalam membangun ekosistem pendidikan kedokteran yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

Dalam sambutannya, Rektor UNG, Eduart Wolok, menegaskan bahwa peningkatan kualifikasi akademik dosen merupakan investasi strategis dalam memperkuat daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun global. Menurutnya, dosen bergelar doktor memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia mendorong seluruh dosen muda untuk memanfaatkan peluang studi lanjut, khususnya melalui beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), sebagai langkah untuk membangun kapasitas akademik dan memperluas kontribusi bagi institusi serta bangsa. “Peluang beasiswa dan akses studi lanjut harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ini bukan hanya untuk pengembangan individu, tetapi juga untuk kemajuan institusi dan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa,” ujarnya.

Rektor juga menekankan bahwa penguatan SDM dosen menjadi bagian penting dalam menyiapkan perguruan tinggi yang unggul dan adaptif menuju visi Indonesia Emas 2045.Untuk memberikan pembekalan yang komprehensif, UNG menghadirkan narasumber nasional, Noer Azam Achsani, Asesor Akademisi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Dalam sesi sosialisasi, peserta memperoleh wawasan mengenai strategi mendapatkan beasiswa, memilih universitas tujuan, hingga menyusun proposal riset yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Di tengah meningkatnya kebutuhan Indonesia terhadap doktor dan peneliti unggul, perguruan tinggi daerah memiliki peran penting dalam mencetak SDM akademik berkualitas. Keterlibatan dosen baru Fakultas Kedokteran UNG dalam kegiatan ini mencerminkan kesiapan generasi akademisi muda untuk berkontribusi pada kemajuan pendidikan, pelayanan kesehatan, dan riset medis nasional.

Melalui kegiatan ini, UNG kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong akselerasi dosen bergelar doktor. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing institusi sekaligus mendukung pembangunan pendidikan tinggi Indonesia yang lebih maju, merata, dan berkelanjutan.

 

Information

Agenda