
GORONTALO – Upaya menjaga mutu pendidikan kedokteran Indonesia terus diperkuat melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Dokter (UKNPDPD) yang diikuti calon dokter dari berbagai fakultas kedokteran di Indonesia. Di Provinsi Gorontalo, sebanyak 11 mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) turut ambil bagian dalam ujian nasional tersebut sebagai tahapan akhir sebelum memperoleh sertifikat profesi dokter.
UKNPDPD merupakan instrumen evaluasi nasional yang wajib ditempuh mahasiswa profesi dokter sebelum memasuki dunia praktik. Uji kompetensi ini menjadi bagian penting dalam sistem penjaminan mutu pendidikan kedokteran Indonesia untuk memastikan setiap lulusan dokter memiliki kompetensi yang setara, profesional, dan siap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pada periode ini, tahap Computer-Based Test (CBT) diikuti oleh 11 mahasiswa FK UNG pada Minggu, 17 Mei 2026. Uji kompetensi berbasis komputer tersebut mengukur kemampuan peserta dalam penalaran klinis, penguasaan ilmu kedokteran, serta kemampuan mengambil keputusan medis yang tepat berdasarkan kasus yang diberikan.
Selain CBT, terdapat tahap uji praktik keterampilan klinis/OSCE yang diikuti oleh 9 peserta. Pada tahap ini, peserta diuji melalui sejumlah station terstandar untuk menilai keterampilan klinis secara langsung, mulai dari anamnesis, pemeriksaan fisik, diagnostik, profesionalisme, komunikasi dokter-pasien, hingga tindakan medis yang sesuai dengan standar kompetensi nasional.
Pelaksanaan UKNPDPD tahun ini juga menerapkan Sistem Batas Skor (SBS) dalam penentuan kelulusan. Melalui sistem tersebut, peserta dinyatakan lulus apabila mencapai nilai minimal atau cut-off score yang telah ditetapkan secara nasional melalui proses standard setting. Skema ini menegaskan bahwa kelulusan tidak ditentukan berdasarkan peringkat peserta, melainkan berdasarkan pencapaian standar kompetensi minimal yang sama di seluruh Indonesia. Penerapan SBS dinilai menjadi langkah strategis dalam menjaga kesetaraan mutu lulusan dokter antarperguruan tinggi, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan profesi dokter di Indonesia.
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo, Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp.G.K., menyampaikan bahwa partisipasi mahasiswa FK UNG dalam UKNPDPD merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan kedokteran nasional. “UKNPDPD bukan hanya menjadi tahapan evaluasi akhir mahasiswa profesi dokter, tetapi juga bagian dari upaya bersama untuk memastikan lulusan dokter Indonesia memiliki kompetensi yang sesuai standar nasional serta siap mengabdi dalam pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Keikutsertaan mahasiswa FK UNG dalam UKNPDPD 2026 menandai kesiapan mereka memasuki tahap akhir pendidikan profesi menuju proses registrasi sebagai dokter. Momentum ini sekaligus mempertegas peran perguruan tinggi dalam mencetak tenaga medis yang kompeten, berintegritas, unggul, dan berdaya saing siap menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.