Aku Suka Makan Sehat, Cara Menyenangkan Menanamkan Gizi Seimbang Sejak Usia Dini

Oleh: Jesica Mulyadi . 31 Desember 2025 . 13:13:31

Gorontalo — Masa kanak-kanak, khususnya usia taman kanak-kanak (TK), dikenal sebagai golden age atau periode emas dalam tumbuh kembang anak. Pada fase inilah kebiasaan hidup sehat, termasuk pola makan, mulai terbentuk dan berpengaruh besar terhadap kesehatan serta kemampuan belajar anak di masa depan. Kesadaran akan pentingnya gizi seimbang sejak dini mendorong dilaksanakannya kegiatan edukasi bertajuk “Aku Suka Makan Sehat” di TK A Aisyiyah Bustanul Athfal Bolihuangga, Kabupaten Gorontalo, pada 14 Oktober 2025. Kegiatan ini memperkenalkan konsep gizi seimbang kepada anak-anak melalui pendekatan yang sesuai dengan dunia mereka, yaitu cerita, video edukatif, dan permainan interaktif.

Gizi Seimbang, Fondasi Tumbuh Kembang Anak

Asupan makanan yang sehat dan bergizi berperan penting dalam mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta kesiapan anak dalam mengikuti proses belajar. Anak yang mendapatkan gizi cukup cenderung lebih aktif, fokus, dan memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik. Sebaliknya, kekurangan gizi dapat berdampak pada terganggunya pertumbuhan, menurunnya konsentrasi belajar, serta meningkatkan risiko masalah kesehatan di kemudian hari. Karena itu, pengenalan gizi seimbang tidak cukup dilakukan saat anak sudah besar, tetapi perlu dimulai sejak usia dini.

Belajar Gizi dengan Cara yang Menyenangkan

Dalam kegiatan ini, sebanyak 17 siswa TK A mengikuti rangkaian edukasi yang dikemas secara menyenangkan. Anak-anak diajak menonton video cerita tentang makanan sehat, yang memperkenalkan berbagai jenis makanan bergizi seperti sayur, buah, susu, dan sumber protein dengan bahasa sederhana dan visual menarik. Selain itu, anak-anak juga terlibat dalam permainan memilah makanan bergizi dan tidak bergizi menggunakan media gambar. Melalui permainan ini, siswa diminta menempelkan gambar makanan ke dalam kelompok yang sesuai, sehingga mereka dapat mengenali perbedaan antara makanan sehat dan makanan yang sebaiknya dibatasi, seperti jajanan tinggi gula, garam, dan lemak. Pendekatan belajar sambil bermain terbukti membuat anak lebih antusias dan mudah memahami pesan yang disampaikan. Anak tidak merasa digurui, tetapi justru aktif terlibat dalam proses pembelajaran.

Anak Lebih Mudah Mengenali Makanan Sehat

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak menjadi lebih mampu mengenali jenis makanan yang baik untuk kesehatan mereka. Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat aktif menjawab pertanyaan, mengikuti instruksi, serta berdiskusi dengan teman dan fasilitator. Permainan yang melibatkan aktivitas motorik dan visual membantu anak mengingat informasi dengan lebih baik. Tidak hanya menambah pengetahuan, kegiatan ini juga mendorong anak untuk mulai membentuk kebiasaan memilih makanan yang lebih sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Peran Sekolah dalam Membangun Generasi Sehat

Sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini. Melalui metode pembelajaran yang kreatif dan sesuai usia, sekolah dapat menjadi tempat awal pembentukan perilaku gizi yang baik. Kegiatan “Aku Suka Makan Sehat” menunjukkan bahwa edukasi gizi tidak harus disampaikan dengan cara yang rumit. Cerita sederhana, gambar menarik, dan permainan interaktif dapat menjadi sarana efektif untuk menyampaikan pesan kesehatan kepada anak-anak.

Investasi Masa Depan Lewat Edukasi Gizi

Pengenalan gizi seimbang pada anak usia dini merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia. Anak yang terbiasa mengonsumsi makanan sehat akan memiliki peluang tumbuh dan berkembang secara optimal, baik secara fisik maupun kognitif. Dengan pendekatan edukasi yang menyenangkan dan berkelanjutan, kebiasaan makan sehat dapat tertanam sejak kecil dan terbawa hingga dewasa. Upaya sederhana ini diharapkan mampu berkontribusi dalam membangun generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.

 

Author: Sitty Fadhilla Fitrianty Lahay, Jesica Mulyadi, Astri Anita

Sources: https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/damhil/article/view/35850/12287

#FKUNGgul

#kedokteranung

Agenda

3 Maret 2026

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil

Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer

9 Februari 2026

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil

22 September 2025

Workshop Designing a Framework for an Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Service

Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG

16 Juli 2025

Workshop Pemeringkatan QS World University Rankings by Subjects

Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran