
Gorontalo, 16 Februari 2026 — Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 di UTC Damhil, Senin (16/2). Forum tahunan ini menjadi momentum konsolidasi untuk menajamkan target kinerja fakultas sekaligus menyelaraskan program dengan arah kebijakan universitas berbasis Diktisaintek Berdampak. Raker dihadiri Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UNG, Dr. Harto Malik, M.Hum., yang mewakili Rektor UNG, Dekan FK UNG Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp.G.K., Koordinator Program Studi Sarjana Kedokteran dr. Nanang Roswita Paramata, M.Kes., Koordinator Program Profesi Dokter Dr. dr. Sri Andriani Ibrahim, M.Kes., Tim IKU dan Tim Penyelarasan Anggaran Universitas, serta seluruh dosen dan tenaga kependidikan FK UNG.
Dalam paparannya, Dekan FK UNG Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp.G.K. menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi fase akselerasi peningkatan pendidikan, daya saing riset dan publikasi internasional, dan Tata Kelola dan Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). “Seluruh program harus terukur dan berdampak, bukan sekadar administratif,” tegasnya. Mengacu pada Perjanjian Kinerja Fakultas Kedokteran 2026, FK UNG menargetkan peningkatan angka kelulusan tepat waktu, penguatan publikasi internasional, keterlibatan aktif dalam pengabdian masyarakat berbasis riset, hingga perluasan kerja sama produktif di tingkat nasional dan internasional. Di bidang sumber daya manusia, fakultas juga mendorong peningkatan persentase dosen berkualifikasi doktor, dosen bersertifikat pendidik, serta penguatan kapasitas tridarma yang terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat dan industri.
Sementara itu, dalam sesi panel, Wakil Rektor 4 Dr. Harto Malik, M.Hum. menekankan bahwa paradigma perguruan tinggi kini bergerak menuju kampus yang memberi dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan secara nyata. Dalam materinya tentang Diktisaintek Berdampak, ia menjelaskan bahwa kinerja perguruan tinggi diukur dari kontribusi riil melalui pendidikan inklusif, inovasi riset, pengabdian kepada masyarakat, hingga kebijakan publik berbasis bukti. “Unit kerja harus memastikan seluruh program selaras dengan IKU, Renstra, serta sistem pelaporan kinerja berbasis SAKIP. Orientasinya bukan hanya capaian angka, tetapi dampak yang dirasakan masyarakat,” ujarnya. Ia juga memaparkan strategi peningkatan reputasi global UNG melalui penguatan kerja sama internasional, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta optimalisasi indikator QS World University Ranking (QS WUR).
Raker FK UNG 2026 tidak hanya menjadi forum evaluasi dan perencanaan, tetapi juga penegasan komitmen kolektif sivitas akademika untuk menjadikan fakultas sebagai motor penggerak kampus berdampak. Dengan sinergi pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan, FK UNG menargetkan kinerja yang lebih progresif, adaptif, dan berorientasi global pada tahun mendatang
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran