
Pidie Jaya — Tim medis Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) memberikan penyuluhan perawatan luka kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pada 19–22 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan berbarengan dengan pelayanan kesehatan sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Penyuluhan dilakukan menggunakan media leaflet yang dibagikan kepada masyarakat saat berlangsungnya pelayanan medis. Edukasi ini diberikan secara langsung oleh tim medis FK UNG agar masyarakat memperoleh pemahaman dasar mengenai penanganan luka ringan secara mandiri, sekaligus mencegah terjadinya infeksi di tengah kondisi pascabencana banjir.
Melalui leaflet perawatan luka, masyarakat diedukasi mengenai pengertian luka sebagai terputusnya keutuhan jaringan tubuh akibat trauma fisik atau cedera, serta pentingnya perawatan luka untuk mempercepat proses penyembuhan dan mencegah komplikasi infeksi. Materi juga mengenalkan berbagai jenis luka yang kerap terjadi pada situasi bencana, seperti luka lecet, luka robek, luka tusuk, luka bakar, kontusio, dan hematoma. Selain itu, tim medis FK UNG menjelaskan tujuan utama perawatan luka, yakni mencegah infeksi, mempercepat penyembuhan, serta mengurangi rasa nyeri dan ketidaknyamanan. Masyarakat juga diberikan pemahaman tentang tanda-tanda infeksi yang perlu diwaspadai, seperti luka yang membengkak, terasa panas, berwarna kemerahan, dan menimbulkan nyeri, sehingga dapat segera mencari pertolongan medis bila keluhan tersebut muncul.
Edukasi perawatan luka juga mencakup prinsip-prinsip dasar yang dapat diterapkan di rumah atau di pengungsian, antara lain penggunaan teknik antiseptik, penggantian balutan secara berkala, serta pemantauan kondisi luka. Tim medis FK UNG turut memaparkan langkah-langkah sederhana perawatan luka, mulai dari mencuci tangan sebelum dan sesudah perawatan, membersihkan luka dengan larutan NaCl atau air bersih, mengoleskan antiseptik, hingga menutup luka dengan kasa steril. Pelaksanaan penyuluhan perawatan luka yang terintegrasi dengan pelayanan kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat dalam menangani luka ringan pascabencana. Melalui pendekatan promotif dan preventif tersebut, FK UNG berupaya menekan risiko infeksi dan komplikasi luka, sekaligus mendukung pemulihan kesehatan masyarakat terdampak banjir secara menyeluruh.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran