Dosen FK UNG Laksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat Tentang Mitigasi Bencana

Oleh: Jesica Mulyadi . 15 Oktober 2025 . 14:54:04

Gorontalo – Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) ncang untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan menghadapi kondisi darurat bencana, mulai dari langkah evakuasi mandiri hingga pertolongan pertama pada korban. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (14/10) bertempat di SMPN 1 Kabila, Bone Bolango dan SMA N 3 Kota Gorontalo. Kegiatan ini di hadiri oleh Wakil Dekan II Bidang Keuangan dan Umum FK UNG, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kabila, Hj. Pitria Deu, S.Pd., M.Si., Mahasiswa profesi dokter pada stase Ilmu Kedokteran Kegawatdarutatan dan Bencana BSMR, dan Siswa/i SMPN 1 Kabila, Bone Bolango.

Kepala Sekolah SMPN 1 Kabila, Bone Bolango, Hj. Pitria Deu, S.Pd., M.Si., mengapresiasi kepedulian FK UNG atas terlaksananya kegiatan sosialisasi mitigasi bencana. “Kami sangat mengapresiasi kerja sama dengan FK dalam melatih anak-anak kami. Pelatihan ini sangat penting karena kita berada di wilayah yang rawan bencana. Edukasi kebencanaan harus dimulai sejak dini, agar siswa memiliki keterampilan dan mental tangguh saat menghadapi bencana. Kami berharap siswa dapat menjadi contoh bagi teman-teman lainnya dalam kesiapsiagaan bencana,” ujarnya.

Wakil Dekan II Bidang Keuangan dan Umum FK UNG, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., dalam sambutannya berharap siswa SMPN 1 Kabila, Bone Bolango dapat menjadi agent of change teman sebayanya. “Kami percaya generasi muda mampu menjadi agen perubahan. Dengan pelatihan ini, siswa SMPN 1 Kabila, Bone Bolango dapat membekali diri sekaligus mengedukasi teman sebaya agar semakin siap menghadapi potensi bencana. Kami berharap kalian dapat menjadi garda terdepan dalam upaya mitigasi bencana,” ucap Zuhriana.

Kegiatan ini menghadirkan instruktur kebencanaan FK UNG yang memberikan materi mengenai jenis – jenis bencana, potensi risiko, serta langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan sejak dini. Peserta juga mendapatkan pelatihan keterampilan praktis, mulai dari evakuasi mandiri, pertolongan pertama pada korban, hingga penanganan kondisi darurat di lingkungan sekitar. Pelatihan berlangsung interaktif melalui kombinasi ceramah, diskusi, dan simulasi. Antusiasme peserta terlihat dalam setiap sesi, terutama saat praktik lapangan.

Melalui kegiatan ini, FK UNG berupaya mendukung terbentuknya kader relawan muda yang siap membantu masyarakat dalam menghadapi kemungkinan terjadinya gempa. FK UNG berharap kesiapsiagaan masyarakat semakin meningkat sehingga dapat meminimalisasi dampak korban jiwa maupun kerugian ketika bencana gempa terjadi.

 

Informasi

Agenda