Dosen FK UNG Raih Pendanaan Riset Nasional RIIM 2026

Oleh: Jesica Mulyadi . 2 April 2026 . 08:25:49

Gorontalo – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh akademisi Universitas Negeri Gorontalo. Salah satu dosen Fakultas Kedokteran, dr. Sri Manovita Pateda, Ph.D., berhasil meraih pendanaan dalam Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi Gelombang 4 Tahun 2026 (lanjutan). Pengumuman tersebut disampaikan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dosen dalam pengembangan riset berbasis solusi bagi masyarakat. Keberhasilan ini menempatkan UNG sebagai salah satu perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam penguatan inovasi nasional.

Dalam program tersebut, dr. Sri Manovita Pateda mengusung judul penelitian “Pengembangan Teknologi Retord sebagai Solusi Pencegahan Gangguan Respiratorik Akibat Inhalasi Uap Merkuri oleh Penambang Emas Skala Kecil.” Riset ini berfokus pada upaya mitigasi dampak kesehatan akibat paparan merkuri, khususnya pada kelompok penambang emas tradisional yang rentan mengalami gangguan sistem pernapasan. Secara nasional, isu paparan merkuri pada aktivitas pertambangan skala kecil menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang, termasuk gangguan respiratorik, neurologis, hingga kerusakan organ vital. Melalui pendekatan inovasi teknologi retord, penelitian ini diharapkan mampu menghadirkan solusi preventif yang aplikatif, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.

Ketua LPPM UNG dalam keterangannya menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata meningkatnya kualitas riset di lingkungan UNG, sekaligus memperkuat peran institusi dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat berbasis sains dan teknologi. “Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menekan risiko kesehatan akibat paparan merkuri,” ujarnya.

Dengan diraihnya pendanaan RIIM 2026, diharapkan penelitian ini dapat diimplementasikan secara luas dan menjadi model inovasi kesehatan lingkungan di Indonesia. Selain itu, capaian ini juga mempertegas komitmen UNG dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui riset yang berorientasi pada solusi nyata.

Informasi

Agenda