
Bone Bolango, Gorontalo — Upaya membangun budaya sadar bencana sejak usia dini terus diperkuat. Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) menggelar kegiatan Edukasi dan Simulasi Mitigasi Gempa Bumi di SMP Negeri 1 Kabila, Kabupaten Bone Bolango, pada 14 Oktober 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Tim Kebencanaan Universitas Negeri Gorontalo, serta Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FK UNG sekaligus dosen pembimbing mahasiswa, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes. Turut terlibat dosen dan mahasiswa FK UNG yang berperan sebagai fasilitator dalam penyampaian materi dan simulasi kebencanaan.
Edukasi difokuskan pada peningkatan pemahaman siswa mengenai gempa bumi, mulai dari penyebab gempa, jenis gempa vulkanik dan tektonik, hingga alasan mengapa Indonesia, khususnya Provinsi Gorontalo, rawan terhadap aktivitas seismik. Materi disampaikan dengan pendekatan interaktif agar mudah dipahami oleh peserta didik. Untuk meningkatkan partisipasi siswa, kegiatan dikemas melalui trivia game kebencanaan, lagu edukatif, serta kuis seputar tindakan yang harus dan tidak boleh dilakukan saat gempa terjadi. Siswa juga dilatih melakukan langkah penyelamatan diri, seperti melindungi kepala, menjauhi jendela, berlindung di bawah meja, dan menuju titik kumpul setelah guncangan berhenti. Selain itu, tim FK UNG turut menggelar simulasi evakuasi gempa bumi di lingkungan sekolah. Dalam simulasi tersebut, siswa diarahkan untuk tetap tenang, mengikuti arahan guru, bergerak tertib melalui jalur evakuasi, serta saling membantu antar sesama.
Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FK UNG, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes, menegaskan bahwa sekolah merupakan ruang strategis dalam membangun kesiapsiagaan bencana. “Edukasi kebencanaan harus dimulai sejak dini. Anak-anak yang memahami risiko gempa dan mengetahui cara menyelamatkan diri akan lebih siap menghadapi situasi darurat dan dapat meminimalkan dampak korban,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini tidak hanya memberi manfaat bagi sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan kompetensi sosial dan kepemimpinan mahasiswa dalam penanggulangan bencana.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut dan menilai metode edukasi yang interaktif mampu meningkatkan pemahaman siswa secara efektif. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SMP Negeri 1 Kabila memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menghadapi potensi gempa bumi di wilayahnya.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Universitas Negeri Gorontalo melalui FK UNG dalam mendukung pengurangan risiko bencana berbasis edukasi, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi bencana.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran