FK UNG Berpartisipasi dalam IMU Case-Based University Competition 2025

Oleh: Jesica Mulyadi . 19 Oktober 2025 . 18:21:07

Gorontalo, 18 Oktober 2025 — Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) resmi mengirimkan delegasi untuk berpartisipasi dalam IMU Case-Based University Competition 2025, sebuah ajang kompetitif akademik yang diselenggarakan oleh IMU University. Kompetisi ini menekankan penerapan metode Case-Based Learning (CBL) dalam penyelesaian kasus-kasus klinis yang kompleks, serta bertujuan meningkatkan kemampuan analisis, penalaran klinis, dan kerja sama tim bagi calon tenaga kesehatan. Pada kompetisi tahun ini, FK UNG diwakili oleh empat mahasiswa, yaitu: Moh. Ilham R. Jahja, Muh. Falih Marwan, Khansya Alya Najwa Kasim, dan Zidny Ilma Hasan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa FK UNG dibimbing oleh dr. Abdi Dzul Ikram Hasanuddin, M.Biomed., dr. Pascal Adventra Tandiabang, M.Biomed., dan Taufiqqurrahman, S.Ked. 

Keempat mahasiswa ini terpilih melalui proses seleksi internal yang menilai kemampuan akademik, keterampilan klinis, serta keahlian dalam diskusi berbasis kasus. Mereka kemudian mengikuti pembinaan intensif yang difokuskan pada analisis kasus, komunikasi ilmiah, dan penyusunan argumentasi klinis.

Kompetisi berlangsung pada 18 Oktober 2025 dan diikuti oleh berbagai universitas dari luar negeri dimana FK UNG berkompetisi melawan beberapa universitas yaitu University of Houston, IMU University serta beberapa universitas ternama lainnya. Setiap tim diberikan sejumlah skenario kasus klinis yang memerlukan analisis mendalam berbasis bukti ilmiah terkini. Pada tahun ini dari penyelenggara menggunakan tema yaitu Autoimun dan Peserta wajib mempresentasikan temuan, diagnosis banding, rencana tatalaksana, serta memberikan justifikasi ilmiah yang kuat di hadapan dewan juri.

Partisipasi FK UNG dalam kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pengembangan kualitas pendidikan kedokteran, terutama dalam memperkuat pendekatan student-centered learning melalui metode Case-Based Learning yang kini menjadi standar dalam pendidikan kedokteran modern.

Melalui kompetisi ini, para delegasi FK UNG tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemampuan klinis, tetapi juga memperluas jejaring akademik internasional. Keikutsertaan tersebut menjadi wujud komitmen FK UNG untuk terus meningkatkan daya saing mahasiswa di level nasional maupun global, sekaligus mendukung visi fakultas dalam membangun generasi dokter yang kompeten, kritis, dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

FK UNG berharap bahwa pengalaman berharga ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri melalui kompetisi akademik. Partisipasi dalam IMU Case-Based University Competition 2025 menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan reputasi FK UNG di kancah internasional.

 

Agenda

3 Maret 2026

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil

Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer

9 Februari 2026

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil

22 September 2025

Workshop Designing a Framework for an Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Service

Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG

16 Juli 2025

Workshop Pemeringkatan QS World University Rankings by Subjects

Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran