GORONTALO – Upaya penguatan mutu pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan nasional terus diperkuat melalui kolaborasi lintas institusi. Dalam semangat tersebut, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo berpartisipasi dalam kegiatan rapat koordinasi Komite Internsip Kedokteran Indonesia (KIKI) Provinsi Gorontalo yang berlangsung pada Jumat, 8 Mei 2026 di Aula Dinas Kesehatan PPKB Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan implementasi Program Internsip Dokter Indonesia sebagai salah satu strategi nasional dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dokter muda di Indonesia.
FK UNG dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., yang juga menjabat sebagai anggota KIKI sekaligus Penanggung Jawab Peserta dan Perwakilan AIPKI. Kehadiran beliau merepresentasikan komitmen FK UNG dalam mendukung penguatan tata kelola internsip dokter yang adaptif, profesional, dan sesuai dengan arah transformasi sistem kesehatan nasional. Kegiatan koordinasi ini turut dihadiri Ketua dan Pengurus KIKI Provinsi Gorontalo bersama Sekretariat KIKI Provinsi Gorontalo, serta melibatkan unsur-unsur strategis yang berperan dalam pelaksanaan Program Internsip Dokter Indonesia di tingkat daerah.
Rapat membahas berbagai agenda penting, termasuk implementasi Surat Edaran Direktur Pendayagunaan SDM Kementerian Kesehatan RI terkait ketentuan penyelenggaraan Internsip Dokter dan Dokter Gigi Indonesia, penguatan fungsi kelembagaan KIKI dan sekretariat, hingga rencana monitoring dan evaluasi pelaksanaan internsip di berbagai wahana pelayanan kesehatan kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.
Forum tersebut juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan kedokteran, pemerintah daerah, organisasi profesi, serta fasilitas pelayanan kesehatan dalam memastikan program internsip berjalan sesuai standar nasional dan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. Sebagai bagian dari institusi pendidikan tinggi kesehatan, FK UNG menilai bahwa Program Internsip Dokter Indonesia memiliki peran strategis dalam membentuk dokter yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi, komunikasi, dan pengabdian yang kuat dalam menghadapi dinamika pelayanan kesehatan di era transformasi kesehatan nasional.
Partisipasi FK UNG dalam kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap agenda pembangunan kesehatan Indonesia, khususnya dalam menciptakan sumber daya manusia kesehatan yang profesional, berkualitas, dan mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan masa depan.
Melalui penguatan koordinasi dan sinergi lintas sektor ini, diharapkan pelaksanaan Program Internsip Dokter Indonesia dapat semakin optimal dalam mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan dan pembangunan kesehatan berkelanjutan di Indonesia.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran