
MALANG, fk.ung.ac.id - Mewujudkan Visi Sebagai Kedokteran yang Unggul dalam Emergency Disaster, Fakultas kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) melakukan diskusi pemantapan persiapan rotasi klinik Fakultas stase Emergency Medicine dokter muda dengan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) pada Kamis (1/8). Dalam Diskusi ini FK UNG diwakili oleh wakil dekan bidang umum dan keuangan, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes dan FK UB diwakili oleh ketua departemen EM FK UB, dr.Suryanto, SpEM(K) yang didampingi juga oleh dr. Ari Prasetyadjati, SpEM (K).
Diskusi ini membahas tentang kesiapan FK UB khususnya departemen keilmuan pengobatan darurat dalam menyelenggarakan pendidikan, menyiapkan sarana dan prasarana terkait stase dokter muda FK UNG nantinya.
Nunu (sapaan akrab Dr.dr.Zuhriana K.Yusuf, M.Kes) menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan karena dalam beberapa bulan kedepannya dokter muda akan melakukan tahap terakhir mereka yaitu tahap darurat bencana. Lebih lanjut Nunu menerangkan bahwa ini juga merupakan komitmen dari FK UNG untuk menjadikan dokter lulusannya memiliki kompetensi keilmuan dan skill yang baik dalam bidang darurat bencana.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran