
GORONTALO - Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo berkolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Gorontalo dan Research Institute for Humanity and Nature (RIHN) Jepang mengadakan workshop dengan judul "Diagnosis of Mercury Intoxication by Methylmercury Exposure". Berlangsung via zoom meeting, workshop ini diadakan pada Ahad pagi (19/6/2022).
Workshop yang berlangsung dalam tiga bahasa yakni Bahasa Inggris, Jepang, dan Indonesia ini menghadirkan Shigeru Takaoka direktur di Klinik Neurologi dan Rehabilitasi Kyoritsu, Jepang sebagai pembicara utama. Sebagai moderator Win Thiri Kyaw dari RIHN Jepang dan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo Sri Manovita Pateda.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo dr. Sri Asriyani, Sp.Rad(K), M.Med.Ed. dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan workshop ini. "Selain berbagi pengetahuan, workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan akan dampak kesehatan dari paparan merkuri dan keracunan merkuri," ujar Sri.
Sekadar informasi, masih ada dua workshop lagi yang akan diadakan pada bulan Juli dan Agustus. Kedua workshop masih mengangkat tema Mercury Intoxication namun dengan topik yang berbeda.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran