Hipertensi pada Wanita Menopause Jadi Tantangan SDGs, Riset Dorong Deteksi Dini Berbasis Komunitas

Oleh: Jesica Mulyadi . 27 Desember 2025 . 23:33:12

GORONTALO – Upaya Indonesia mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3, yakni menjamin kehidupan sehat dan kesejahteraan bagi semua usia, masih menghadapi tantangan besar dari meningkatnya penyakit tidak menular (PTM), khususnya hipertensi. Kelompok wanita menopause menjadi salah satu populasi yang paling rentan, namun masih kurang mendapat perhatian dalam upaya pencegahan dini. Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Sustainable Community Practices edisi Oktober 2025 mengungkap bahwa 40 persen wanita menopause terdeteksi mengalami hipertensi, dan sebagian besar tidak menyadari kondisi tersebut sebelumnya. Studi ini dilakukan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kota Tengah, Kota Gorontalo, dengan melibatkan 45 wanita menopause sebagai peserta

Penyakit Tidak Menular Jadi Beban PembangunanHipertensi merupakan salah satu PTM utama yang berkontribusi terhadap tingginya angka kematian akibat penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Data nasional menunjukkan prevalensi hipertensi di Indonesia terus meningkat, terutama pada kelompok usia di atas 45 tahun, yang mayoritas adalah wanita menopause. Kondisi ini dinilai berpotensi menghambat pencapaian target SDGs 2030, khususnya penurunan angka kematian dini akibat PTM melalui pencegahan dan pengobatan.

Menopause, Risiko Kesehatan yang Sering TerabaikanPenurunan hormon estrogen pada masa menopause menyebabkan perubahan pada elastisitas pembuluh darah dan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Sayangnya, hipertensi kerap tidak menimbulkan gejala awal, sehingga banyak kasus baru terdeteksi ketika sudah terjadi komplikasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa rendahnya kesadaran dan minimnya kebiasaan pemeriksaan tekanan darah rutin menjadi faktor utama keterlambatan deteksi hipertensi pada wanita menopause.

Edukasi Komunitas Terbukti EfektifMelalui pendekatan edukasi kesehatan berbasis komunitas, penelitian ini mencatat peningkatan pengetahuan peserta sebesar 42%, dari 35% sebelum edukasi menjadi 77% setelah kegiatan. Edukasi disertai pemeriksaan tekanan darah dan pelatihan pemantauan mandiri terbukti meningkatkan kesadaran dan keterampilan peserta dalam menjaga kesehatannya. Pendekatan ini sejalan dengan strategi global WHO dan agenda SDGs yang menekankan promotif dan preventif, bukan semata pengobatan kuratif.

Deteksi Dini, Investasi Kesehatan Jangka PanjangPeneliti menegaskan bahwa pencegahan PTM, khususnya hipertensi pada wanita menopause, harus dimulai dari tingkat komunitas. Penguatan peran puskesmas, Posbindu PTM, serta pemberdayaan perempuan dinilai menjadi langkah strategis untuk menekan beban PTM secara nasional. Dengan deteksi dini dan perubahan gaya hidup sehat, upaya ini tidak hanya menurunkan angka hipertensi, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan mempercepat pencapaian target SDGs bidang kesehatan.

Author: Riska Nuryana, Sumarmi, Sulaiman Putra Nagaring, Jesica Mulyadi

#FKUNGgul

#kedokteranung

Agenda

3 Maret 2026

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil

Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer

9 Februari 2026

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil

22 September 2025

Workshop Designing a Framework for an Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Service

Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG

16 Juli 2025

Workshop Pemeringkatan QS World University Rankings by Subjects

Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran