
Sorong, Papua Barat Daya — Keterlibatan aktif Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) dalam penguatan pendidikan kedokteran nasional kembali mendapat pengakuan. Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum FK UNG, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes, resmi terpilih sebagai bagian dari kepengurusan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) Wilayah VI periode 2025–2028. Penetapan kepengurusan tersebut berlangsung dalam rangkaian Forum Dekan AIPKI 2026 yang diselenggarakan di Sorong, Papua Barat Daya, dan dihadiri oleh para dekan serta delegasi fakultas kedokteran dari berbagai wilayah di Indonesia. Forum ini menjadi ruang strategis konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran AIPKI dalam mendukung agenda transformasi pendidikan kedokteran nasional.
Terpilihnya Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf mencerminkan kepercayaan nasional terhadap kontribusi dan kapasitas FK UNG dalam pengembangan tata kelola pendidikan kedokteran, khususnya di kawasan Indonesia Timur. AIPKI Wilayah VI sendiri mencakup wilayah strategis yang membutuhkan penguatan kapasitas institusi pendidikan kedokteran guna mendukung pemerataan tenaga medis dan peningkatan mutu layanan kesehatan. Dalam konteks kebijakan nasional, penguatan peran AIPKI menjadi semakin penting seiring dengan dorongan pemerintah untuk mempercepat pemenuhan tenaga medis melalui transformasi pendidikan kedokteran. AIPKI diposisikan sebagai mitra strategis pemerintah dalam perumusan kebijakan berbasis kajian ilmiah, penguatan koordinasi antarfakultas kedokteran, serta penyelarasan standar pendidikan dokter dan dokter spesialis.
Keikutsertaan FK UNG dalam kepengurusan AIPKI Wilayah VI juga sejalan dengan komitmen universitas untuk berkontribusi aktif dalam agenda Sistem Kesehatan Nasional (SKN), khususnya dalam menjawab tantangan ketimpangan distribusi tenaga kesehatan antarwilayah. Melalui peran tersebut, FK UNG diharapkan dapat memperkuat jejaring kelembagaan, pertukaran praktik baik, serta kolaborasi lintas institusi pendidikan kedokteran. Bagi FK UNG, penunjukan ini menjadi momentum strategis untuk memperluas peran institusi tidak hanya sebagai penyelenggara pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari pengambilan kebijakan kolektif di tingkat nasional. Partisipasi dalam kepengurusan AIPKI Wilayah VI diharapkan mampu mendorong penguatan kurikulum, tata kelola fakultas, serta peningkatan kualitas lulusan yang adaptif terhadap kebutuhan riil masyarakat.
Kepengurusan AIPKI Wilayah VI periode 2025–2028 diharapkan dapat menjadi penggerak sinergi antarfakultas kedokteran di kawasan, sekaligus memperkuat kontribusi wilayah dalam pembangunan pendidikan kedokteran yang bermutu, berkeadilan, dan berkelanjutan di Indonesia.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran