Mahasiswa Profesi Dokter FK UNG Gelar Sosialisasi Mitigasi Gempa dan Penanganan Korban di MTsN 1 Kota Gorontalo

Oleh: Jesica Mulyadi . 6 Juni 2026 . 12:18:17

KOTA GORONTALO — Mahasiswa Profesi Dokter stase Ilmu Kedokteran Kegawatdaruratan dan Kebencanaan (IKKB) Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) menggelar kegiatan sosialisasi mitigasi gempa dan penanganan awal korban bencana di MTsN 1 Kota Gorontalo pada Jumat, 5 Juni 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula MTsN 1 Kota Gorontalo dan diikuti oleh para siswa dengan antusiasme. Kegiatan edukatif tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah MTsN 1 Kota Gorontalo, Dr. H. Rommy Bau, S.Ag., M.Pd.I., beserta jajarannya. Sementara dari pihak Fakultas Kedokteran UNG turut hadir Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum FK UNG, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, yang juga bertindak sebagai dosen pembimbing mahasiswa profesi dokter stase IKKB.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian dan edukasi kebencanaan kepada pelajar, mengingat Indonesia merupakan wilayah yang rawan bencana gempa bumi karena berada di kawasan Ring of Fire. Dalam sosialisasi tersebut, para mahasiswa profesi dokter memberikan pemahaman mengenai langkah mitigasi sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi. Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami oleh para siswa. Berdasarkan materi sosialisasi, para siswa diberikan edukasi mengenai pentingnya mengenali jalur evakuasi, titik kumpul aman, hingga cara melindungi diri saat terjadi gempa. Selain itu, peserta juga diajarkan teknik dasar penanganan korban seperti bebat tekan untuk menghentikan perdarahan, pemasangan bidai pada cedera tulang, hingga teknik evakuasi korban secara sederhana.  

Wakil Dekan FK UNG, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, menyampaikan bahwa edukasi kebencanaan penting ditanamkan sejak usia sekolah agar siswa memiliki kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa profesi dokter tidak hanya belajar secara klinis di rumah sakit, tetapi juga berperan aktif dalam pengabdian masyarakat melalui edukasi kesehatan dan kebencanaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Kota Gorontalo, Dr. H. Rommy Bau, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat besar bagi para siswa dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapan menghadapi bencana. Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para siswa yang aktif mengikuti simulasi, sesi tanya jawab, hingga praktik langsung penanganan awal korban. Suasana edukatif juga dipadukan dengan ice breaking dan permainan interaktif guna meningkatkan pemahaman peserta terhadap materi kebencanaan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa profesi dokter FK UNG berharap budaya sadar bencana dapat semakin tumbuh di lingkungan sekolah, sehingga generasi muda memiliki kesiapan, ketenangan, dan kemampuan dasar dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan maupun bencana alam.

 

Agenda