GORONTALO – Transformasi pendidikan tinggi di Indonesia terus mengarah pada pembelajaran yang berorientasi pada luaran (outcome-based education), di mana mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang berdampak nyata. Semangat tersebut diwujudkan oleh Program Studi Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) melalui penerapan Project Based Learning (PjBL) pada Mata Kuliah Literasi Digital yang berhasil menghasilkan 22 artikel ilmiah berbentuk case report dan telah disubmit ke berbagai jurnal nasional terindeks SINTA.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu capaian akademik yang menunjukkan bagaimana pembelajaran berbasis proyek mampu mendorong mahasiswa untuk menghasilkan luaran yang terukur dan relevan dengan kebutuhan dunia akademik. Artikel yang dihasilkan merupakan hasil kerja mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan literasi digital, penelusuran informasi ilmiah, penulisan akademik, serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses publikasi ilmiah. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Workshop Ilmiah Pembuatan Jurnal Case Report yang sebelumnya telah dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan kapasitas mahasiswa dalam bidang penelitian dan publikasi. Melalui pendekatan Project-Based Learning, mahasiswa tidak hanya memperoleh materi pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga ditantang untuk menyelesaikan proyek nyata berupa penyusunan artikel ilmiah yang memenuhi standar publikasi nasional.
Dalam proses penyusunannya, mahasiswa Semester 4 berkolaborasi dengan mahasiswa Semester 6, Semester 8, serta mahasiswa Program Profesi Dokter. Kolaborasi lintas tingkat ini menciptakan ekosistem pembelajaran yang dinamis, memungkinkan terjadinya transfer pengetahuan, pengalaman akademik, serta penguatan budaya ilmiah di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo. Setiap kelompok mahasiswa melalui tahapan yang komprehensif, mulai dari identifikasi kasus, penelusuran literatur berbasis bukti ilmiah, penyusunan manuskrip, penyuntingan naskah, hingga proses submit melalui platform jurnal elektronik. Pendekatan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai proses publikasi ilmiah yang sesungguhnya.
Sebagai luaran akhir, sebanyak 22 artikel case report berhasil diselesaikan dan disubmit ke berbagai jurnal nasional terindeks SINTA pada Jumat, 5 Juni 2026. Proses submit dilaksanakan secara hybrid, yakni melalui sistem daring dan kegiatan pendampingan luring yang berlangsung di ruang kelas Mahasiswa Sarjana Kedokteran Semester 4 Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo. Menariknya, proyek publikasi ilmiah ini sekaligus menjadi bentuk Ujian Akhir Semester (UAS) Mata Kuliah Literasi Digital. Melalui model evaluasi berbasis proyek, mahasiswa tidak hanya dinilai dari kemampuan memahami konsep literasi digital, tetapi juga dari kemampuan menghasilkan produk akademik yang memiliki peluang untuk dipublikasikan pada jurnal nasional.
Kegiatan ini mendapat pendampingan intensif dari tim dosen pengampu Mata Kuliah Literasi Digital yang terdiri atas dr. Sri Manovita Pateda, M.Kes., Ph.D., dr. Abdi Dzul Ikram Hasanuddin, M.Biomed., dr. Pascal Adventra Tandiabang, M.Biomed., dan Jesica Mulyadi, M.Keb. Para dosen berperan aktif dalam membimbing mahasiswa pada setiap tahapan proyek, mulai dari pengembangan ide, penyusunan artikel, proses revisi, pemilihan jurnal yang sesuai, hingga tahapan submit. Menurut tim pengampu, penerapan Project-Based Learning menjadi strategi yang efektif dalam menumbuhkan budaya riset dan publikasi ilmiah sejak dini. Selain meningkatkan kemampuan menulis ilmiah, metode ini juga melatih keterampilan berpikir kritis, kolaborasi tim, komunikasi akademik, literasi informasi, serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital secara produktif dan bertanggung jawab.
Capaian 22 artikel yang berhasil disubmit ke jurnal nasional terindeks SINTA menunjukkan bahwa mahasiswa kedokteran tidak hanya mampu menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu berkontribusi sebagai produsen pengetahuan melalui karya ilmiah yang berkualitas. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan produktivitas publikasi ilmiah nasional. Melalui implementasi Project Based Learning pada Mata Kuliah Literasi Digital, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan tuntutan era digital. Pendekatan ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki kemampuan penelitian, publikasi ilmiah, dan literasi digital yang kompetitif di tingkat nasional maupun global.