
Makassar – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Hasanuddin (UNHAS) menjadi tuan rumah Muktamar Asosiasi Fakultas Kedokteran Negeri Indonesia (AFKNI) tahun 2025. Acara strategis ini dibuka pada Kamis (26/9/2025) di The Rinra Hotel, Makassar, dan berlangsung hingga 28 September 2025.
Kegiatan ini mengusung tema sentral “Penguatan Academic Health System (AHS) untuk Transformasi Pendidikan Kedokteran dan Pemerataan Layanan Kesehatan Nasional.” Muktamar AFKNI menjadi forum penting yang mempertemukan seluruh pimpinan dan perwakilan fakultas kedokteran negeri se-Indonesia. Tujuannya adalah merumuskan langkah strategis menghadapi tantangan pendidikan di era digital dan memperkuat kontribusi dalam mewujudkan pemerataan layanan kesehatan di tingkat nasional. Kegiatan AFKNI di Makassar dihadiri oleh 48 Fakultas Kedokteran dari Universitas Negeri se-Indonesia. Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengirimkan 3 perwakilan, meliputi Dekan FK UNG, Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp. G.K., Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., dan Koordinator Sarjana Kedokteran, dr. Nanang Roswita Paramata, M.Kes. Kegiatan ini di buka langsung oleh plt. Sekjen Dikti, Prof. Dr. med. Setiawan, dr.
Dorong Visi Global dan AHS Dekan FK UNHAS, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes, Sp.PD-KGH, Sp.GK, FINASIM, menegaskan komitmen FK UNHAS sebagai tuan rumah untuk mendorong kolaborasi antar-fakultas. “Muktamar ini momentum penting untuk menyatukan visi dalam menyiapkan generasi dokter masa depan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global. FK UNHAS berkomitmen aktif memperkuat Academic Health System sebagai fondasi transformasi pendidikan dan pemerataan layanan kesehatan,” ujarnya
Haerani, dikutip dari keterangan resminya. Senada dengan hal tersebut, Ketua AFKNI, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, MMB, FINASIM, membahas tentang Laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode sebelumnya. Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) bukan hanya bentuk administrasi, tetapi juga cerminan akuntabilitas dan komitmen pengurus dalam menjalankan amanah organisasi. LPJ menjadi sarana evaluasi bersama, mengingatkan atas capaian yang telah diraih, serta memberikan ruang refleksi terhadap kendala dan tantangan yang ditemui. “Capaian yang telah diraih adalah hasil kerja keras dan kebersamaan kita semua. Namun, tentu masih ada kekurangan yang harus kita jadikan pembelajaran. Saya berharap LPJ ini bisa menjadi dasar perbaikan bagi kepengurusan selanjutnya. Saya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, anggota, dan mitra yang telah mendukung program kerja AFKNI. Dukungan dan kolaborasi tersebut, menurutnya, menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi serta memperkuat peran AFKNI dalam memajukan pendidikan kedokteran di Indonesia,” ungkapnya.
Muktamar AFKNI 2025 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dengan agenda utama yaitu memilih ketua AFKNI yang baru, dan tepilih Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes, Sp.PD-KGH, Sp.GK, FINASIM. Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan gagasan dan kebijakan strategis untuk memperkuat AHS sebagai instrumen kunci dalam mewujudkan pemerataan layanan kesehatan nasional
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran