Pengabdian Kepada Masyarakat: ARUNA Menebar Harapan dan Edukasi TBC di Desa Pilohayanga

Oleh: Jesica Mulyadi . 5 Agustus 2025 . 17:17:07

Gorontalo – Komitmen mahasiswa Fakultas Kedokteran dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui program desa binaan bertajuk ARUNA (Arah untuk Sehat, Unggas, dan Berdaya). Desa binaan ini terletak di Desa Pilohayanga, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo pada Senin, 4 Agustus 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan I Bidang Kemahasiswaan dan Akademik FK UNG, Dr. dr. Vivien Novarina A. Kasim, M.Kes, Kepala Desa Pilohayanga, Taufik Husa SP., tokoh masyarat, dan perwakilan kader kesehatan, Ratna Thalib. 

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini berfokus pada isu kesehatan Tuberkulosis (TBC) yang masih menjadi masalah utama di lingkungan tersebut. Berdasarkan data lapangan dan wawancara langsung, ditemukan bahwa beberapa warga tengah menjalani pengobatan TBC, sementara yang lain telah dinyatakan sembuh atau masih dalam kondisi sehat namun berisiko tinggi. Kegiatan ini turut melibatkan berbagai sesi menarik seperti penyuluhan kesehatan dengan media visual, diskusi kelompok kecil, serta pembagian leaflet dan masker sebagai bentuk dukungan preventif. Masyarakat menyambut baik inisiatif mahasiswa dalam mendekatkan edukasi kesehatan secara langsung ke masyarakat. Suasana kekeluargaan pun tercipta melalui sesi bincang santai. 

Kepala Desa Pilohayanga turut menyampaikan harapannya melalui kegiatan ini. “Desa binaan ini, saya berharap masyarakat yang sedang terkena TBC dapat termotivasi untuk menjalani pengobatan dan pemulihan dengan baik. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi kesehatan masyarakat Desa Pilohayanga,” ujarnya.

Wakil Dekan I Bidang Kemahasiswaan dan Akademik FK UNG, Dr. dr. Vivien Novarina A. Kasim, M.Kes, berharap kegiatan ini berdampak positif bagi masyarakat. “Semoga dengan kegiatan Desa Binaan ini dapat membawa dampak positif bagi kesehatan masyarakat dan meningkatkan kesadaran serta penanganan TBC di Desa Pilohayanga ini,” ujarnya.

“Kami merasa didukung dan lebih semangat menjalani pengobatan. Ternyata kami tidak sendiri,” ujar salah satu warga yang tengah menjalani terapi TBC. Sementara itu, warga yang telah sembuh mengungkapkan rasa syukurnya dan harapannya agar semakin banyak orang yang sadar pentingnya pengobatan sampai tuntas.

Melalui ARUNA, mahasiswa tidak hanya membagikan pengetahuan medis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian, keberdayaan, dan semangat hidup sehat bersama, selaras dengan semangat desa binaan sebagai tempat belajar sekaligus tempat mengabdi. Dengan adanya program ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya TBC semakin meningkat, stigma terhadap pasien TBC dapat dihapuskan, serta desa binaan mampu menjadi contoh desa yang sehat dan berdaya. Karena bagi ARUNA, setiap langkah kecil menuju kesembuhan adalah arah menuju harapan.

Agenda

3 Maret 2026

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil

Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer

9 Februari 2026

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil

22 September 2025

Workshop Designing a Framework for an Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Service

Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG

16 Juli 2025

Workshop Pemeringkatan QS World University Rankings by Subjects

Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran