
Gorontalo – Komitmen mahasiswa Fakultas Kedokteran dalam memajukan kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan pengabdian bertajuk JIWA (Journey into Wellness Awareness) yang mengusung tema LIGHT (Love, Insight, Growth, Hope, Trust). Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 30 Juli 2025 bertempat di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Gorontalo, sebagai hasil kolaborasi antara Senat Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo dan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Gorontalo, dengan dukungan penuh dari pihak Lapas Perempuan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya kesehatan mental kepada warga binaan Lapas Perempuan, sekaligus meningkatkan kesadaran mereka dalam mengenali dan mengelola emosi. Melalui pendekatan interaktif dan penuh empati, kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu warga binaan mengembangkan rasa percaya diri serta keterampilan sosial yang berguna dalam proses reintegrasi ke masyarakat. Di sisi lain, kegiatan ini memperkuat hubungan antara mahasiswa kedokteran dengan warga binaan melalui momen kebersamaan dan kegiatan berbagi. Selain itu, program JIWA menjadi sarana penting untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial mahasiswa kedokteran terhadap isu kesehatan mental di masyarakat, serta mendorong warga binaan untuk menjadi individu yang lebih berdaya dan memiliki semangat juang dalam menghadapi kehidupan ke depan.
Kegiatan ini diikuti oleh 31 warga binaan dan turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting seperti Koordinator Program Studi Sarjana Kedokteran FK UNG, dr. Nanang Roswita Paramata, M.Kes, Wakil Dekan II FK UMGo, dr. Dina Noerlaela Hadju, Sp.GK, dan dr. Rohmatyah Suaib, Sp.KJ selaku pemateri utama. Hadir pula Ibu Ferawati Abdjul, S.Hi selaku Kepala Sub Seksi Keamanan dan Ketertiban Lapas, serta jajaran petugas lapas lainnya.
Acara diawali dengan sambutan dari para perwakilan lembaga, diikuti penyerahan sertifikat kerja sama antarlembaga sebagai simbol kolaborasi. Kegiatan berlanjut dengan senam bersama, menciptakan suasana hangat antara panitia dan warga binaan. Sesi dilanjutkan dengan permainan “Hulondalo Emotional Card”—media reflektif yang mendorong peserta untuk jujur terhadap perasaan mereka. Permainan ini menjadi pembuka untuk penyuluhan kesehatan mental bertema Mengenal Hati, Maafkan Diri, Jalani Hari, dan Raih Mimpi oleh dr. Rohmatyah Suaib, Sp.KJ, yang disusul dengan sesi curhat terbuka serta respons solutif dari pemateri.
Warga binaan juga menuliskan harapan pribadi yang kemudian ditempel pada papan harapan, menyimbolkan semangat baru untuk masa depan. Kegiatan ditutup dengan penampilan spesial dari warga binaan, berupa pembacaan puisi dan lagu, yang menghadirkan momen penuh emosi dan kehangatan di akhir acara. Seluruh panitia bahu-membahu menjalankan peran masing-masing agar acara berjalan lancar dan berdampak nyata. Tidak hanya menjadi bentuk pengabdian, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran langsung tentang empati dan tanggung jawab sosial bagi para calon tenaga medis.
Kegiatan JIWA berhasil menjalin sinergi antara dua institusi pendidikan, serta mendapatkan respons positif dari pihak lapas maupun warga binaan. Banyak peserta merasa terbantu secara emosional dan berterima kasih atas ruang ekspresi yang disediakan. “Kami merasa didengar, dihargai, dan dipercaya. Terima kasih karena telah hadir dan memberi harapan, meski hanya sejenak,” ungkap salah satu warga binaan. Pihak Lapas Perempuan Kelas III Gorontalo pun menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa bisa terus berlanjut. Dengan semangat, JIWA membuktikan bahwa cinta, harapan, dan empati bisa mengalir bahkan di tempat yang paling sunyi.
#kedokteranung
#FKUNGgul
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran