Perkuat Kompetensi Kebencanaan Calon Dokter, Mahasiswa Profesi FK UNG Ikuti Pelatihan Water Rescue dan Vertical Rescue Bersama Basarnas

Oleh: Jesica Mulyadi . 5 Juni 2026 . 17:53:43

GORONTALO – Penguatan kapasitas tenaga kesehatan dalam menghadapi situasi darurat dan bencana menjadi bagian penting dalam pembangunan ketahanan kesehatan nasional. Sebagai negara yang berada di kawasan rawan bencana, Indonesia membutuhkan sumber daya manusia kesehatan yang tidak hanya memiliki kompetensi klinis, tetapi juga kesiapsiagaan dalam penanganan korban pada berbagai kondisi kegawatdaruratan. Menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa Program Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) yang sedang menjalani stase Ilmu Kedokteran Kegawatdaruratan dan Bencana (IKKB) mengikuti kegiatan pembelajaran lapangan bersama tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Gorontalo mengenai teknik Water Rescue dan Vertical Rescue. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 4 Juni 2026, bertempat di kawasan Danau Embung Dumati, Kabupaten Gorontalo, dan Kantor Basarnas.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran berbasis praktik yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami prosedur penyelamatan korban pada situasi bencana maupun kecelakaan yang memerlukan keterampilan evakuasi khusus. Melalui kolaborasi dengan Basarnas, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk belajar langsung dari personel yang memiliki pengalaman dalam operasi pencarian dan pertolongan di berbagai kondisi lapangan.

Materi yang diberikan mencakup prinsip dasar keselamatan penolong, teknik penyelamatan di wilayah perairan (water rescue), penggunaan alat keselamatan, manajemen evakuasi korban, hingga teknik penyelamatan pada medan vertikal (vertical rescue) yang sering digunakan dalam operasi pencarian dan pertolongan di lokasi sulit dijangkau. Selain mendapatkan pembekalan teori, mahasiswa juga mengikuti simulasi dan praktik lapangan untuk meningkatkan pemahaman terhadap prosedur penyelamatan yang sesuai standar.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Tim Basarnas Gorontalo serta Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., selaku Wakil Dekan Bidang Umum dan Kemahasiswaan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo sekaligus dosen penanggung jawab stase IKKB FK UNG. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap upaya penguatan kompetensi mahasiswa profesi dokter melalui pembelajaran yang terintegrasi dengan kebutuhan lapangan.

Menurutnya, pembelajaran IKKB tidak hanya bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan penanganan medis pada kondisi darurat, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai koordinasi lintas sektor dalam sistem penanggulangan bencana. Dokter memiliki peran strategis dalam setiap fase kebencanaan, mulai dari respons awal, triase korban, pelayanan medis darurat, hingga proses rehabilitasi kesehatan masyarakat pascabencana.

Dalam konteks nasional, penguatan pembelajaran Ilmu Kedokteran Kegawatdaruratan dan Bencana (IKKB) menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan calon dokter yang mampu memberikan pelayanan kesehatan pada kondisi darurat, bencana alam, kecelakaan massal, maupun krisis kemanusiaan. Kompetensi tersebut semakin relevan mengingat Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat risiko bencana yang tinggi, sehingga membutuhkan tenaga kesehatan yang siap bertugas di berbagai situasi kedaruratan.

Kolaborasi antara Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo dan Basarnas ini sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan lembaga penyelamatan dalam membangun kapasitas sumber daya manusia yang tangguh. Melalui pengalaman lapangan yang diperoleh, mahasiswa tidak hanya memahami aspek teoritis penanganan bencana, tetapi juga memperoleh keterampilan praktis yang akan menjadi bekal penting saat menjalankan profesi sebagai dokter di masa mendatang.

Dengan pelatihan Water Rescue dan Vertical Rescue tersebut, FK UNG terus memperkuat komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap tantangan kesehatan masyarakat, memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi krisis, serta mampu berkontribusi secara aktif dalam mendukung sistem penanggulangan bencana dan ketahanan kesehatan nasional.

Agenda

3 Maret 2026

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil

Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer

9 Februari 2026

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil

22 September 2025

Workshop Designing a Framework for an Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Service

Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG

16 Juli 2025

Workshop Pemeringkatan QS World University Rankings by Subjects

Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran