
Pidie Jaya — Tim medis Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) memberikan edukasi mengenai penyakit akibat banjir kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pada 19–22 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan berbarengan dengan pelayanan kesehatan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Edukasi dilakukan menggunakan media leaflet yang dibagikan dan dijelaskan langsung kepada masyarakat saat berlangsungnya pelayanan medis. Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan warga terhadap berbagai penyakit yang berisiko muncul pascabanjir, sekaligus mendorong langkah-langkah pencegahan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui leaflet tersebut, tim medis FK UNG menekankan bahwa surutnya banjir tidak serta-merta menghilangkan ancaman penyakit. Masyarakat diedukasi mengenai lima langkah sehat pascabanjir, antara lain mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, mengolah air minum hingga mendidih, mengonsumsi makanan matang, menggunakan alas kaki saat beraktivitas di lingkungan berlumpur, serta membersihkan lingkungan rumah dengan disinfektan .
Selain itu, leaflet juga memuat panduan mengenali gejala dan pencegahan sejumlah penyakit yang kerap muncul pascabanjir. Penyakit tersebut meliputi leptospirosis akibat paparan air tercemar urine tikus, demam berdarah dengue (DBD) akibat berkembangnya nyamuk di genangan air, serta diare dan penyakit kulit yang dipicu oleh sanitasi buruk dan kelembapan lingkungan.
Tim medis FK UNG turut mengingatkan masyarakat agar segera mendatangi posko kesehatan atau puskesmas terdekat apabila mengalami gejala seperti demam, diare, mual, muntah, gangguan pernapasan, keluhan kulit, hingga luka terbuka yang sulit sembuh. Edukasi ini diharapkan dapat mendorong deteksi dini dan penanganan cepat guna mencegah komplikasi yang lebih serius.
Pelaksanaan penyuluhan penyakit akibat banjir yang terintegrasi dengan pelayanan kesehatan ini menjadi bagian dari komitmen FK UNG dalam memperkuat upaya promotif dan preventif kesehatan di daerah terdampak bencana. Melalui pendekatan edukatif yang sederhana dan mudah dipahami, FK UNG berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melindungi diri dan keluarga dari ancaman penyakit pascabanjir, sekaligus mendukung pemulihan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran