Personal Hygiene: Langkah Sederhana Mencegah Penyakit dan Menjaga Kesehatan di Situasi Darurat

Oleh: Jesica Mulyadi . 23 Desember 2025 . 09:39:46

Kondisi darurat akibat bencana sering kali memaksa masyarakat hidup dalam keterbatasan. Akses air bersih berkurang, lingkungan menjadi lembap dan padat, serta aktivitas harian terganggu. Dalam situasi seperti ini, menjaga kebersihan diri atau personal hygiene menjadi salah satu kunci utama untuk mencegah penyakit dan menjaga kenyamanan fisik maupun psikologis. Personal hygiene merupakan tindakan membersihkan seluruh bagian tubuh, seperti wajah, gigi, kuku, rambut, tangan, dan tubuh, serta mengganti pakaian secara teratur. Kebiasaan ini bertujuan mengurangi sumber infeksi, meningkatkan kesehatan, dan menjaga rasa percaya diri, terutama saat berada di pengungsian.

Mengapa Personal Hygiene Penting Saat Bencana?Kurangnya kebersihan diri dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan. Infeksi kulit, gatal-gatal, gangguan pencernaan, hingga penyakit menular lebih mudah terjadi jika personal hygiene tidak terjaga. Selain dampak fisik, kebersihan diri yang buruk juga dapat menimbulkan dampak psikososial, seperti menurunnya kenyamanan, gangguan interaksi sosial, dan berkurangnya rasa percaya diri. Menjaga kebersihan diri menjadi langkah pencegahan paling dasar namun sangat efektif, terutama di tengah keterbatasan fasilitas saat bencana.

Tujuan Menjaga Kebersihan DiriPenerapan personal hygiene bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan, mencegah penyakit, memperbaiki kebiasaan hidup yang kurang bersih, serta menciptakan rasa nyaman dan percaya diri. Dengan kebersihan diri yang baik, risiko infeksi dapat ditekan dan kualitas hidup pengungsi tetap terjaga.

Praktik Dasar Personal Hygiene yang Perlu Diperhatikan

  1. Mandi secara teratur penting untuk membersihkan tubuh dari kotoran dan kuman. Idealnya, mandi dilakukan dua hari sekali atau menyesuaikan ketersediaan air, dengan tujuan mencegah infeksi dan memberikan rasa segar pada tubuh.
  2. Menjaga kebersihan gigi juga tidak boleh diabaikan. Menyikat gigi setidaknya dua kali sehari, yakni setelah bangun pagi dan sebelum tidur, membantu mencegah penyakit gigi dan mulut yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
  3. Kebersihan rambut perlu dijaga dengan mencuci rambut secara berkala agar terhindar dari infeksi kulit kepala. Rambut yang bersih juga membantu meningkatkan kenyamanan dan kebersihan diri secara keseluruhan.
  4. Menggunting kuku secara rutin menjadi langkah penting karena kuku yang panjang dan kotor dapat menjadi tempat menempelnya kuman. Kuku sebaiknya selalu dijaga pendek dan bersih.
  5. Mencuci tangan merupakan kebiasaan wajib dalam personal hygiene. Tangan perlu dicuci setelah dari toilet, sebelum dan sesudah makan, setelah bermain dengan hewan, setelah menyisir rambut, serta setelah beraktivitas di luar. Cuci tangan dengan sabun dan air bersih menjadi cara paling efektif mencegah penularan penyakit.
  6. Mengganti pakaian secara rutin juga penting, terutama jika pakaian kotor atau basah akibat banjir. Pakaian yang bersih membantu mencegah iritasi kulit dan infeksi.

Dampak Jika Personal Hygiene Tidak DijagaKurangnya kebersihan diri dapat menimbulkan dampak fisik berupa gangguan dan infeksi kulit, serta gangguan kesehatan lainnya. Selain itu, dampak psikososial seperti rasa tidak nyaman, gangguan interaksi sosial, dan menurunnya kepercayaan diri juga dapat terjadi, terutama di lingkungan pengungsian yang padat.

PenutupPersonal hygiene adalah langkah sederhana yang memiliki dampak besar dalam menjaga kesehatan, terutama di situasi darurat bencana. Dengan menjaga kebersihan diri secara konsisten, masyarakat dapat melindungi diri dari penyakit, meningkatkan kenyamanan, serta menjaga kualitas hidup meskipun dalam keterbatasan. Bersih bukan hanya soal penampilan, tetapi juga bagian penting dari upaya bertahan dan pulih bersama saat bencana.

Agenda

3 Maret 2026

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil

Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer

9 Februari 2026

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil

22 September 2025

Workshop Designing a Framework for an Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Service

Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG

16 Juli 2025

Workshop Pemeringkatan QS World University Rankings by Subjects

Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran