Rumah Gizi di Boalemo Terbukti Tingkatkan Pengetahuan Ibu dan Ketahanan Pangan Keluarga

Oleh: Jesica Mulyadi . 14 Desember 2025 . 11:44:48

Upaya pencegahan stunting di Provinsi Gorontalo terus diperkuat melalui pendekatan berbasis masyarakat. Salah satunya dilakukan lewat Program Rumah Gizi di Desa Piloliyanga, Kabupaten Boalemo, yang terbukti mampu meningkatkan pengetahuan gizi ibu balita sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga. Hal tersebut terungkap dalam hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan dipublikasikan dalam Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering edisi Oktober 2025.

Program Rumah Gizi dilaksanakan sebagai respons atas masih tingginya angka stunting di Provinsi Gorontalo. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Gorontalo pada 2022 mencapai 23,9 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional. Kondisi ini menunjukkan perlunya intervensi nyata yang tidak hanya mengandalkan layanan kesehatan formal, tetapi juga pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Kegiatan Rumah Gizi menyasar ibu dan balita, kelompok yang paling rentan terhadap stunting. Sebanyak 11 ibu-balita terlibat aktif dalam program ini. Intervensi dilakukan melalui edukasi gizi menggunakan media interaktif seperti piramida gizi, sudut gizi, dan Edu TV, serta dilengkapi dengan demo memasak makanan bergizi berbasis pangan lokal. Bahan pangan yang digunakan antara lain ikan, sayuran hijau, umbi-umbian, dan buah-buahan yang mudah diperoleh di sekitar desa.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan gizi ibu balita. Jumlah peserta dengan pengetahuan gizi rendah menurun, sementara kategori pengetahuan sedang dan tinggi meningkat setelah mengikuti kegiatan edukasi. Selain itu, keterampilan ibu dalam mengolah dan menyajikan makanan sehat juga mengalami peningkatan.

Program ini tidak hanya berdampak pada aspek pengetahuan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan rumah tangga. Ibu balita menjadi lebih mampu mengelola pangan lokal, menyusun menu bergizi seimbang, serta melakukan diversifikasi bahan makanan. Empat pilar ketahanan pangan—ketersediaan, akses, pemanfaatan, dan stabilitas pangan—menunjukkan perbaikan pasca intervensi.

Tim pelaksana menilai Program Rumah Gizi sebagai model pengabdian masyarakat yang efektif, aplikatif, dan berkelanjutan. Program ini dinilai layak direplikasi di wilayah lain, khususnya daerah dengan keterbatasan akses pangan bergizi, sebagai bagian dari strategi percepatan penurunan stunting berbasis komunitas.

Agenda

3 Maret 2026

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil

Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer

9 Februari 2026

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil

22 September 2025

Workshop Designing a Framework for an Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Service

Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG

16 Juli 2025

Workshop Pemeringkatan QS World University Rankings by Subjects

Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran