
GORONTALO – Kontingen Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menunjukkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) CUP XXII Tahun 2025, UNG sukses membawa pulang enam medali. Dalam kompetisi olahraga antar perguruan tinggi yang berlangsung di Universitas Negeri Medan, para atlet UNG meraih satu medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu. Prestasi ini disumbangkan dari tiga cabang olahraga, yaitu pentaque, golf, dan tenis lapangan, yang selama ini menjadi cabang unggulan UNG.
Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN.Eng., menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, dan tim pendukung. Menurutnya, pencapaian ini merupakan bukti kerja keras dan semangat juang yang tinggi dari seluruh anggota kontingen. “Prestasi ini adalah hasil dari dedikasi luar biasa para atlet UNG. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan performa dan kembali meraih hasil yang lebih baik pada LPTK CUP berikutnya,” ujar Rektor.
Keberhasilan ini tidak hanya menambah daftar prestasi UNG di bidang olahraga, tetapi juga menjadi penyemangat bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkompetisi dan meraih prestasi pada berbagai ajang nasional di masa depan.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran