
GORONTALO – Lima mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) mengikuti Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Dokter (UKNPDPD) 2026 yang dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (FK UNSRAT), Manado, Sulawesi Utara. Keikutsertaan mahasiswa FK UNG dalam UKNPDPD menjadi bagian penting dalam tahapan akhir pendidikan profesi dokter. Uji kompetensi nasional tersebut dirancang untuk memastikan peserta didik profesi dokter memiliki kompetensi sesuai standar yang telah ditetapkan secara nasional sebelum memasuki tahap selanjutnya sebagai dokter.
Rangkaian pelaksanaan UKNPDPD diawali dengan briefing peserta pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi tahap persiapan bagi peserta sebelum mengikuti ujian Computer-Based Test (CBT). Selanjutnya, ujian CBT dilaksanakan pada Minggu, 23 Agustus 2026. Pada tahap ini, mahasiswa diuji melalui soal-soal berbasis komputer yang mencakup berbagai aspek kompetensi kedokteran, termasuk pengetahuan klinis, penalaran klinis, kemampuan diagnosis, serta pengambilan keputusan berdasarkan berbagai skenario kasus medis.
Setelah menyelesaikan tahapan CBT, rangkaian UKNPDPD dilanjutkan dengan persiapan menuju ujian Objective Structured Clinical Examination (OSCE). Briefing persiapan OSCE dijadwalkan pada Jumat, 28 Agustus 2026, sebagai pembekalan teknis bagi peserta sebelum menghadapi ujian keterampilan klinis. Sementara itu, ujian OSCE akan dilaksanakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026 mendatang. Pada tahapan ini, peserta akan menghadapi sejumlah station terstandar untuk menilai kemampuan keterampilan klinis secara langsung, mulai dari anamnesis, pemeriksaan fisik, komunikasi dokter-pasien, interpretasi hasil pemeriksaan, penegakan diagnosis, hingga tindakan klinis sesuai standar kompetensi dokter.
Pelaksanaan UKNPDPD menjadi salah satu instrumen penting dalam sistem penjaminan mutu pendidikan kedokteran di Indonesia. Melalui ujian yang dilaksanakan secara terstandar, kemampuan lulusan dari berbagai institusi pendidikan kedokteran dapat dievaluasi berdasarkan standar kompetensi yang sama. Bagi FK UNG, keikutsertaan lima mahasiswa dalam UKNPDPD 2026 juga menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan klinis, profesionalisme, serta kesiapan menghadapi tuntutan pelayanan kesehatan di masyarakat.
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo, Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp.G.K., menyampaikan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam UKNPDPD merupakan bagian penting dari proses pendidikan profesi dokter sekaligus bentuk komitmen FK UNG terhadap peningkatan mutu lulusan. “UKNPDPD menjadi tahapan penting untuk mengukur kesiapan mahasiswa profesi dokter sebelum memasuki dunia pelayanan kesehatan. Kami berharap seluruh mahasiswa FK UNG dapat mengikuti setiap tahapan dengan optimal dan menunjukkan kompetensi terbaiknya,” ujarnya.
Pelaksanaan UKNPDPD di FK UNSRAT juga menjadi momentum bagi mahasiswa FK UNG untuk menunjukkan hasil pembelajaran yang telah diperoleh selama menjalani pendidikan akademik dan profesi. Persiapan yang dilakukan sejak tahap briefing hingga pelaksanaan CBT dan OSCE diharapkan dapat memberikan bekal yang optimal bagi peserta dalam menghadapi seluruh rangkaian ujian.
Keikutsertaan lima mahasiswa FK UNG dalam UKNPDPD 2026 sekaligus menegaskan komitmen institusi dalam menghasilkan lulusan dokter yang kompeten, profesional, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran