
Penelitian yang dilakukan oleh Putri et al. (2026) mengevaluasi karakteristik demografi, klinis, dan radiologis pasien fraktur ekstremitas bawah di RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe Kota Gorontalo sepanjang tahun 2024. Studi kuantitatif dengan pendekatan deskriptif retrospektif ini meneliti 67 pasien rawat inap yang dipilih melalui teknik total sampling berbasis data rekam medis elektronik. Hasil analisis demografi menunjukkan bahwa mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki (62,7%) dan didominasi oleh kelompok usia dewasa muda atau usia produktif rentang 18–39 tahun (32,8%). Berdasarkan latar belakang pekerjaan, proporsi tertinggi ditemukan pada kelompok pekerja sektor formal atau pemerintahan seperti PNS/TNI/Polri/BUMN/BUMD (40,3%). Tingginya proporsi pada kelompok ini berkaitan erat dengan intensitas mobilitas harian serta aktivitas luar ruangan yang tinggi.
Dari aspek klinis, mayoritas kasus dipicu oleh trauma berenergi tinggi (high energy trauma) sebesar 70,1%, dengan kecelakaan lalu lintas sebagai mekanisme penyebab utama (55,2%). Berdasarkan etiologinya, sebagian besar kasus bersifat traumatik (83,6%), dengan klasifikasi fraktur tertutup sebagai paparan lingkungan yang paling dominan (56,7%). Secara anatomi, tulang femur merupakan lokasi yang paling sering mengalami cedera (32,8%), terutama pada area proksimal (19,4%). Hasil pemeriksaan radiologis mengonfirmasi bahwa mayoritas pasien mengalami jenis fraktur komplit (89,6%).
Secara keseluruhan, pola fraktur ini mencerminkan tingginya beban trauma fisik akibat kecelakaan lalu lintas pada populasi usia produktif di Gorontalo. Temuan tersebut menegaskan pentingnya penguatan regulasi keselamatan berkendara, edukasi kesehatan tulang bagi pekerja bermobilitas tinggi, serta integrasi sistem rekam medis digital yang lebih lengkap di rumah sakit daerah.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran