GORONTALO — Penguatan kesehatan anak sejak usia dini menjadi bagian penting dalam membangun fondasi sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan berkualitas. Upaya tersebut turut didorong melalui kegiatan Kunjungan Edukasi TK Damhil Dharma Wanita Persatuan (DWP) Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) yang dirangkaikan dengan Re-Launcing Klinik Tumbuh Kembang Anak TK-KB Damhil DWP UNG, di Gorontalo, 19 Agustus 2026. Mengusung tema “Sosialisasi dan Edukasi Kesehatan dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak: Pondasi Kuat Generasi Emas Bangsa”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk meningkatkan perhatian terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak periode usia dini.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Gorontalo, sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo, Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp.G.K., bersama sejumlah dosen di lingkungan FK UNG. Re-Launcing Klinik Tumbuh Kembang Anak TK-KB Damhil DWP UNG menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkesinambungan. Klinik tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu ruang pendukung bagi upaya deteksi dini serta edukasi kesehatan yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak.
Dalam kegiatan edukasi, aspek kesehatan anak menjadi perhatian utama, mengingat masa usia dini merupakan periode penting dalam proses pertumbuhan fisik, perkembangan kemampuan, pembentukan karakter, serta kesiapan anak memasuki tahapan pendidikan berikutnya. Melalui keterlibatan tenaga pendidik dan akademisi dari Fakultas Kedokteran UNG, edukasi kesehatan diharapkan dapat membantu meningkatkan pemahaman lingkungan sekolah mengenai pentingnya memperhatikan kondisi kesehatan anak secara menyeluruh.
Dekan FK UNG, Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp.G.K., bersama jajaran dosen FK UNG turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Kehadiran akademisi kedokteran di lingkungan pendidikan anak usia dini sekaligus memperkuat sinergi antara institusi pendidikan tinggi, lingkungan sekolah, dan keluarga dalam mendukung kesehatan anak. Kolaborasi ini menjadi penting karena tumbuh kembang anak tidak hanya dipengaruhi oleh proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga berkaitan erat dengan kesehatan, pemenuhan kebutuhan gizi, pola pengasuhan, lingkungan, serta keterlibatan keluarga.
Dalam perspektif pembangunan sumber daya manusia, investasi pada kesehatan anak usia dini memiliki arti strategis. Anak yang tumbuh dan berkembang secara optimal memiliki fondasi yang lebih baik untuk menjalani tahapan pendidikan dan kehidupan pada masa mendatang. Karena itu, edukasi kesehatan sejak usia dini tidak hanya menjadi upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan, tetapi juga merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Melalui Re-Launcing Klinik Tumbuh Kembang Anak TK-KB Damhil DWP UNG, sinergi antara dunia pendidikan dan kesehatan diharapkan dapat terus dikembangkan. Tidak hanya dalam bentuk layanan dan pemantauan tumbuh kembang, tetapi juga melalui penguatan literasi kesehatan bagi anak, pendidik, dan keluarga. Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembangunan generasi emas Indonesia perlu dimulai dari fondasi paling dasar, yakni memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang sehat, mendapatkan perhatian terhadap tumbuh kembangnya, serta memperoleh dukungan yang tepat sejak usia dini.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran