FK UNG Perkuat Pendidikan Dokter Spesialis, Mahasiswa Baru PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif Dibekali Kompetensi Klinis dan Keselamatan Pasien

Oleh: Jesica Mulyadi . 23 Juli 2026 . 21:59:11

GORONTALO — Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) bersama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. Aloei Saboe Kota Gorontalo memperkuat penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), orientasi, dan pembekalan peserta didik baru Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Komite Koordinasi Pendidikan (Komkordik) RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon dokter spesialis agar memiliki kompetensi akademik, klinis, profesional, dan etik sebelum menjalani proses pendidikan dan pelayanan kesehatan secara lebih intensif.

Penguatan pendidikan dokter spesialis menjadi semakin penting seiring kebutuhan sistem kesehatan nasional terhadap tenaga medis spesialistik yang kompeten, profesional, dan mampu memberikan pelayanan berkualitas, khususnya pada bidang anestesiologi dan terapi intensif yang memiliki peran strategis dalam penanganan pasien kritis, tindakan operatif, kegawatdaruratan, hingga perawatan intensif. Pembukaan kegiatan dihadiri jajaran pimpinan rumah sakit pendidikan dan Fakultas Kedokteran UNG. Hadir mewakili Direktur RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe, Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan, dr. H. Boby Harun Oko. Sementara dari FK UNG hadir Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. dr. Vivien Novarina A. Kasim, M.Kes., Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., Koordinator Program Studi PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif, dr. Romdon Purwanto, Sp.An-TI, Subsp.T.I. (K), serta Kepala Sub Bagian Umum, Suratin Kama, SKM.

Dalam pembekalan tersebut, peserta didik baru diarahkan untuk memahami bahwa pendidikan dokter spesialis tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu dan keterampilan klinis, tetapi juga membangun karakter profesional, kemampuan komunikasi, kepatuhan terhadap etika kedokteran, serta komitmen terhadap keselamatan pasien. Rangkaian orientasi dan pembekalan berlangsung selama tiga hari, Senin hingga Rabu, 20–22 Juli 2026, di Aula Komkordik RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe Kota Gorontalo.

Materi disusun secara komprehensif untuk memberikan fondasi kepada peserta didik sebelum memasuki tahapan pendidikan klinis. Pembekalan mencakup sistem pendidikan PPDS FK UNG, tata tertib akademik, aspek legal dan administrasi pendidikan, hak dan kewajiban peserta didik, hingga penguatan etika profesi. Pada aspek pelayanan rumah sakit, peserta mendapatkan pembekalan mengenai clinical governance, Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), patient safety, Sasaran Keselamatan Pasien, Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), serta pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit dan Electronic Medical Record (EMR). Penguatan kompetensi juga dilakukan melalui materi bioetika dan hukum kedokteran. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai komunikasi efektif dengan pasien dan keluarga, informed consent, aspek hukum dalam praktik kedokteran, serta pentingnya kolaborasi antarprofesi dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Sementara pada aspek klinis, pembekalan diarahkan pada kemampuan dasar yang relevan dengan bidang anestesiologi dan terapi intensif, termasuk Early Warning Score (EWS), Code Blue, resusitasi kegawatdaruratan, manajemen syok, kriteria masuk Intensive Care Unit (ICU), anestesi umum dan regional, serta perawatan pasien setelah tindakan anestesi atau post-anesthesia care. Untuk memastikan pemahaman peserta, proses pembelajaran dilengkapi dengan pre-test, post-test, dan skill assessment. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan setiap peserta didik memiliki kesiapan dasar sebelum melanjutkan proses pendidikan pada tahapan berikutnya.

Penyelenggaraan PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif FK UNG bersama RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan dokter spesialis di kawasan timur Indonesia. Melalui integrasi antara institusi pendidikan kedokteran dan rumah sakit pendidikan, proses pendidikan diharapkan mampu menghasilkan dokter spesialis yang tidak hanya memiliki kemampuan klinis sesuai standar pendidikan kedokteran, tetapi juga mampu bekerja dalam sistem pelayanan kesehatan yang mengutamakan mutu, keselamatan pasien, etika, dan profesionalisme. Keberadaan program pendidikan dokter spesialis di daerah juga memiliki arti strategis dalam memperluas akses terhadap sumber daya manusia kesehatan spesialistik. Lulusan yang dihasilkan diharapkan dapat berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan, terutama pada layanan anestesiologi dan terapi intensif yang menjadi salah satu komponen penting dalam sistem pelayanan rumah sakit.

Melalui orientasi dan pembekalan sejak awal pendidikan, FK UNG bersama RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe menegaskan komitmennya untuk membangun pendidikan dokter spesialis yang berorientasi pada kompetensi, profesionalisme, dan keselamatan pasien. Langkah tersebut sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dan rumah sakit pendidikan di daerah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan serta penguatan pelayanan kesehatan nasional.

Agenda

3 Maret 2026

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil

Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer

9 Februari 2026

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil

22 September 2025

Workshop Designing a Framework for an Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Service

Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG

16 Juli 2025

Workshop Pemeringkatan QS World University Rankings by Subjects

Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran