Mahasiswa KKN-PK UNG Berdayakan Ibu Hamil di Desa Tolotio melalui Pembuatan Aromaterapi Jeruk

Oleh: Jesica Mulyadi . 11 Agustus 2026 . 19:02:49

GORONTALO — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegiatan pemberdayaan ibu hamil melalui pembuatan aromaterapi jeruk sebagai salah satu terapi nonfarmakologis untuk membantu meningkatkan relaksasi dan kenyamanan menjelang persalinan. Kegiatan yang berlangsung pada 10 Agustus 2026 tersebut dilaksanakan di Desa Tolotio, Kabupaten Gorontalo, dengan melibatkan ibu hamil sebagai peserta. Program ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN-PK UNG dalam memberikan edukasi kesehatan sekaligus keterampilan praktis yang dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat. Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dihadiri Pemerintah Desa Tolotio, dosen pembimbing lapangan, bidan desa, kader, mahasiswa KKN-PK UNG, serta para ibu hamil.

Koordinator Desa KKN-PK UNG dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk edukasi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam membantu ibu hamil menjaga kenyamanan dan ketenangan selama masa kehamilan serta mempersiapkan diri menghadapi persalinan. “Melalui aromaterapi jeruk, kami berharap ibu hamil memiliki salah satu pilihan terapi nonfarmakologis yang sederhana dan dapat dilakukan secara mandiri,” ujarnya.

Kepala Desa Tolotio menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program yang dilaksanakan mahasiswa KKN-PK UNG tidak hanya memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat, tetapi juga membekali ibu hamil dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Pihak Pemerintah Desa Tolotio juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN-PK UNG yang telah berkontribusi dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat desa.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-PK UNG menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk penerapan ilmu yang diperoleh mahasiswa selama proses pembelajaran di perguruan tinggi sekaligus wujud nyata pengabdian kepada masyarakat. “Program ini diharapkan dapat mendukung kesehatan dan kenyamanan ibu hamil menjelang persalinan. Saya juga berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa terlebih dahulu memberikan edukasi mengenai kecemasan selama kehamilan, faktor-faktor yang dapat memengaruhinya, serta pentingnya menjaga kondisi psikologis ibu menjelang persalinan. Peserta juga diperkenalkan pada sejumlah pendekatan nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menciptakan kondisi rileks dan nyaman. Salah satunya melalui pemanfaatan aromaterapi berbahan jeruk yang memiliki aroma segar dan relatif mudah ditemukan di lingkungan masyarakat.

Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan aromaterapi jeruk. Mahasiswa menjelaskan tahapan pembuatan mulai dari persiapan bahan, proses pengolahan, hingga cara penggunaan melalui inhalasi sederhana. Para ibu hamil kemudian diberikan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung proses pembuatan aromaterapi dengan pendampingan mahasiswa. Metode praktik tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan peserta sehingga tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara mandiri.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para ibu hamil aktif mengikuti demonstrasi dan berdiskusi mengenai kecemasan selama kehamilan, persiapan menghadapi persalinan, serta berbagai cara sederhana untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman dan menenangkan. Sebagai bagian dari upaya keberlanjutan program, mahasiswa KKN-PK UNG juga menyiapkan sejumlah media edukasi berupa modul, leaflet, standar operasional prosedur (SOP), serta lembar monitoring yang dapat dimanfaatkan oleh mitra dalam kegiatan edukasi berikutnya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-PK UNG berharap ibu hamil di Desa Tolotio memiliki pengetahuan dan keterampilan tambahan dalam mengelola ketidaknyamanan dan kecemasan menjelang persalinan. Program ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif, khususnya dalam meningkatkan kesiapan ibu menghadapi persalinan. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi, dokumentasi bersama, dan penutupan yang melibatkan mahasiswa KKN-PK UNG, Pemerintah Desa Tolotio, tenaga kesehatan, kader, serta para ibu hamil peserta kegiatan.

Agenda

3 Maret 2026

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil

Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer

9 Februari 2026

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil

22 September 2025

Workshop Designing a Framework for an Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Service

Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG

16 Juli 2025

Workshop Pemeringkatan QS World University Rankings by Subjects

Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran