GORONTALO — Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) HUYULA Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) memasuki tahap simulasi bencana sebagai bagian dari evaluasi keterampilan kesiapsiagaan anak-anak pesisir Tanjung Kramat. Kegiatan bertajuk “Huyula Siaga Mission: Simulasi Bencana PKM-PM HUYULA” dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, di SDN 44 Hulonthalangi, Kelurahan Tanjung Kramat, Kota Gorontalo. Simulasi ini menjadi pertemuan ke-15 setelah sebelumnya para peserta mengikuti rangkaian edukasi kesiapsiagaan bencana sebanyak 14 pertemuan.
PKM-PM HUYULA merupakan program yang berhasil memperoleh hibah nasional tahun 2026 dengan judul “Penguatan Kesiapsiagaan Bencana Anak Pesisir Tanjung Kramat melalui Pendekatan Huyula Berbasis Edukasi Interaktif dengan Pemanfaatan Alih Guna Sampah Plastik Pantai.” Program tersebut dirancang untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus keterampilan anak-anak pesisir dalam menghadapi potensi bencana melalui pendekatan edukasi yang interaktif, kontekstual, dan dekat dengan lingkungan kehidupan mereka.
Berbeda dengan pertemuan sebelumnya yang berfokus pada pemberian materi dan edukasi, simulasi kali ini diarahkan untuk melihat sejauh mana peserta mampu menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dalam situasi yang menyerupai kondisi kebencanaan. Sebanyak 20 anak mitra PKM-PM HUYULA menjadi fokus utama observasi keterampilan. Penilaian dilakukan terhadap kemampuan peserta dalam merespons situasi bencana, mengikuti prosedur evakuasi, bekerja sama dengan peserta lainnya, serta menerapkan pengetahuan kesiapsiagaan yang telah dipelajari selama program berlangsung.
Kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan BPBD Kota Gorontalo, volunteer Fakultas Kedokteran UNG yang berkolaborasi dengan Jurusan Ilmu Lingkungan, serta Tim Bantuan Medis (TBM) Cutaneus FK UNG. Kolaborasi lintas unsur tersebut menghadirkan simulasi yang dirancang menyerupai situasi bencana gempa bumi. Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai kesiapsiagaan bencana oleh BPBD Kota Gorontalo. Peserta kemudian diarahkan untuk mengikuti rangkaian simulasi dan menerapkan langkah-langkah penyelamatan yang telah dipelajari dalam sesi edukasi sebelumnya.
Ketua Tim PKM-PM HUYULA, Nurul Fauziah Sabir, menyampaikan bahwa simulasi merupakan tahapan penting untuk melihat penerapan materi yang telah diberikan kepada anak-anak selama program berlangsung. “Kami ingin melihat bukan hanya seberapa jauh anak-anak memahami materi, tetapi juga bagaimana mereka mampu menerapkannya ketika berada dalam situasi bencana. Melalui simulasi ini, kami berharap kesiapsiagaan yang dibangun selama rangkaian program dapat menjadi keterampilan yang bisa digunakan oleh anak-anak,” ujarnya. Menurutnya, pembelajaran kesiapsiagaan bencana tidak cukup hanya dilakukan melalui penyampaian materi. Anak-anak perlu mendapatkan pengalaman praktik agar mampu memahami tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat.
Pelaksanaan Huyula Siaga Mission sekaligus menjadi bentuk penerapan nilai huyula, yaitu semangat gotong royong yang menjadi salah satu nilai sosial masyarakat Gorontalo. Nilai tersebut diterapkan melalui kerja sama antara mahasiswa, tenaga medis, BPBD, volunteer, dan anak-anak dalam menghadapi skenario kebencanaan. Keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa kesiapsiagaan bencana membutuhkan kolaborasi dan partisipasi bersama. Anak-anak tidak hanya diposisikan sebagai penerima edukasi, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam proses simulasi dan pengamatan keterampilan.
Melalui kegiatan ini, PKM-PM HUYULA FK UNG terus mendorong terbentuknya generasi pesisir yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan tempat tinggal mereka. Simulasi tersebut diharapkan menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan anak-anak pesisir Tanjung Kramat agar mampu lebih siap, tanggap, bekerja sama, dan mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi bencana.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran