Tiga Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNG Tembus Peksiminas XVIII 2026, Buktikan Talenta Seni di Balik Jas Putih

Oleh: Jesica Mulyadi . 8 September 2026 . 08:35:15

Jember — Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) kembali menunjukkan potensi di luar bidang akademik. Tiga mahasiswa FK UNG, yakni Alya Zulfah Halada, Sania Wahyuniar Baderan, dan Fatimah Daniyah, berhasil menjadi wakil Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII 2026 yang diselenggarakan di Universitas Jember, Jawa Timur. Ketiganya akan berkompetisi dalam tiga tangkai lomba seni yang berbeda, yaitu penulisan puisi, monolog, dan lukis. Keikutsertaan tersebut menjadi catatan penting bagi FK UNG karena untuk pertama kalinya fakultas mengirimkan mahasiswa untuk berkompetisi dalam ajang seni mahasiswa tingkat nasional.

Capaian ini memperlihatkan bahwa mahasiswa kedokteran tidak hanya memiliki potensi dalam bidang ilmu kesehatan, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas, ekspresi seni, dan keterampilan nonakademik. Di tengah padatnya aktivitas perkuliahan, praktikum, serta tuntutan penguasaan kompetensi kedokteran, ketiga mahasiswa tersebut berhasil memanfaatkan ruang pengembangan diri melalui bidang seni. Keberhasilan Alya, Sania, dan Fatimah diawali dengan capaian mereka sebagai perwakilan terbaik di tingkat Universitas Negeri Gorontalo. Selanjutnya, ketiganya dipercaya membawa nama UNG dalam Peksiminas XVIII 2026, yang menjadi salah satu ajang kompetisi seni mahasiswa di tingkat nasional.

Keikutsertaan mahasiswa FK UNG dalam kompetisi tersebut turut memperluas pemahaman mengenai pengembangan potensi mahasiswa di perguruan tinggi. Pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kreativitas, komunikasi, kemampuan berekspresi, dan keterampilan interpersonal. Bagi mahasiswa kedokteran, pengalaman berkesenian dapat menjadi bagian dari proses pengembangan diri. Kegiatan seni memberikan kesempatan untuk mengolah gagasan, memahami beragam perspektif, dan menyampaikan pesan melalui karya maupun penampilan. Kompetensi tersebut memiliki keterkaitan dengan aspek komunikasi dan pemahaman terhadap manusia yang menjadi bagian dari pendidikan kedokteran.

Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., IPU., ASEAN., Eng., menyampaikan apresiasi terhadap keberhasilan mahasiswa FK UNG yang mampu menembus kompetisi seni tingkat nasional. Menurut Eduart, capaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Kedokteran memiliki potensi yang beragam dan dapat berkembang di luar aktivitas akademik. “Ini sebuah kejutan. Selama ini mahasiswa Fakultas Kedokteran dikenal sebagai orang yang serius dan kutu buku. Tapi faktanya mereka mampu bersaing di tingkat universitas, kemudian berhasil mewakili UNG di tingkat nasional,” ungkap Eduart.

Ia menyampaikan kebanggaannya terhadap mahasiswa UNG, khususnya mahasiswa FK UNG, yang berani mengembangkan kemampuan dan potensi diri melalui bidang seni. Eduart juga menekankan pentingnya memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan berbagai keterampilan. Menurutnya, prestasi mahasiswa tidak hanya dapat diraih melalui bidang akademik, tetapi juga melalui seni, kreativitas, olahraga, organisasi, dan aktivitas pengembangan diri lainnya. “Ini menunjukkan bahwa mahasiswa kita memiliki soft skill dan mampu berprestasi tidak hanya pada bidang akademik, tetapi juga di bidang seni,” tambahnya.

Apresiasi tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan ekosistem kemahasiswaan di UNG, yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi minat dan bakat sesuai dengan potensi masing-masing. Keikutsertaan tiga mahasiswa FK UNG dalam Peksiminas XVIII menjadi momentum awal bagi fakultas untuk memperluas ruang pembinaan mahasiswa di bidang seni dan pengembangan potensi nonakademik. Prestasi tersebut juga menunjukkan bahwa mahasiswa kedokteran dapat menjalankan proses pendidikan akademik sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan kreatif. Keduanya dapat berjalan beriringan melalui pengelolaan waktu, dukungan lingkungan pendidikan, dan kesempatan untuk mengembangkan minat mahasiswa.

Pada Peksiminas XVIII 2026, Alya, Sania, dan Fatimah akan bergabung bersama kontingen UNG yang mewakili Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Provinsi Gorontalo. Secara keseluruhan, UNG mengirimkan 27 mahasiswa untuk berkompetisi dalam 19 tangkai lomba pada ajang seni mahasiswa tingkat nasional tersebut. Bagi ketiga mahasiswa FK UNG, kesempatan ini menjadi ruang untuk menampilkan karya, kreativitas, dan kemampuan seni yang telah dikembangkan. Keikutsertaan mereka sekaligus membawa nama Fakultas Kedokteran dan Universitas Negeri Gorontalo ke panggung kompetisi nasional. Langkah perdana tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak mahasiswa FK UNG untuk mengeksplorasi minat dan bakat di berbagai bidang. Di balik tuntutan pendidikan kedokteran, mahasiswa tetap memiliki kesempatan untuk berkarya, mengembangkan kreativitas, serta berkontribusi dalam pencapaian prestasi almamater melalui jalur seni.

Agenda

3 Maret 2026

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil

Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer

9 Februari 2026

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil

22 September 2025

Workshop Designing a Framework for an Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Service

Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG

16 Juli 2025

Workshop Pemeringkatan QS World University Rankings by Subjects

Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran