
Gorontalo – Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui keterlibatannya dalam kolaborasi penelitian internasional yang berfokus pada peningkatan akses pelayanan kesehatan bagi penderita disabilitas stroke dan caregiver-nya. Penelitian ini merupakan hasil kerja sama antara Universitas Negeri Gorontalo, Monash University, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Indonesia, dan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam topik "Designing A Framework for An Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Services.”
Dekan Fakultas Kedokteran, Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp. G. K., mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam proyek-proyek riset internasional. Menurutnya, kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan akses pelayanan kesehatan penderita disabilitas stroke sehingga lebih mudah dan terkoordinasi dan dapat menurukan angka kematian akibat stroke.
Proyek ini didanai oleh hibah KONEKSI (Knowledge Partnership Platform Australia – Indonesia) dan akan berlangsung selama dua tahun. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menurunkan kejadian kematian akibat stroke.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran