
Gorontalo – Upaya membangun kesiapsiagaan bencana sejak usia dini terus dilakukan. Mahasiswa Program Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui Departemen Ilmu Kedokteran Kegawatdaruratan dan Bencana menggelar Edukasi Mitigasi Bencana Banjir di SMP Negeri 1 Limboto, Kabupaten Gorontalo, Kamis (23/10/2025). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Tim Kebencanaan Universitas Negeri Gorontalo serta Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Kedokteran UNG, yang juga merupakan dosen pembimbing mahasiswa, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes. Kehadiran pimpinan dan dosen pembimbing tersebut menegaskan komitmen UNG dalam mendukung penguatan edukasi kebencanaan di lingkungan sekolah. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memberikan pemahaman komprehensif terkait urgensi mitigasi banjir, mengingat banjir dan longsor tercatat sebagai penyumbang sekitar 90 persen bencana di Indonesia, sementara wilayah Gorontalo termasuk daerah rawan genangan musiman yang berpotensi mengganggu aktivitas belajar dan kesehatan siswa
Materi edukasi mencakup pengertian banjir, faktor penyebab seperti curah hujan tinggi, sistem drainase yang tersumbat, hingga perubahan tata guna lahan. Selain itu, siswa dibekali pengetahuan mengenai dampak banjir, mulai dari terendamnya rumah dan sekolah, terputusnya akses jalan, pemadaman listrik, hingga meningkatnya risiko penyakit pascabanjir seperti diare, ISPA, dan leptospirosis. Edukasi mitigasi disampaikan secara sistematis melalui tahapan sebelum, saat, dan setelah banjir. Pada fase prabencana, siswa diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah, tidak membuang sampah ke selokan, serta mengenali jalur evakuasi. Saat banjir, peserta diarahkan untuk tetap tenang, mematikan sumber listrik, bergerak ke tempat aman, dan mengikuti arahan guru. Sementara pada fase pascabencana, siswa diberikan pemahaman terkait kebersihan lingkungan, penggunaan alat pelindung diri sederhana, serta pentingnya melaporkan keluhan kesehatan kepada petugas. Untuk meningkatkan pemahaman, kegiatan ini juga dilengkapi dengan metode interaktif berupa ice breaking edukatif, simulasi penanganan awal banjir, serta permainan gerak siaga yang dirancang agar materi mudah dipahami oleh siswa tingkat SMP.
Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes, menegaskan bahwa edukasi mitigasi banjir di sekolah memiliki peran strategis dalam menekan risiko korban jiwa dan dampak kesehatan akibat bencana. Menurutnya, pengetahuan dan kesiapsiagaan yang dimiliki siswa dapat menjadi bekal penting dalam melindungi diri sendiri maupun lingkungan sekitar saat banjir terjadi. Pihak SMP Negeri 1 Limboto menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap edukasi kebencanaan dapat dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa yang peduli lingkungan dan tangguh menghadapi bencana.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Kedokteran UNG berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya sadar akan risiko bencana banjir, tetapi juga sigap, disiplin, dan memiliki pemahaman dasar keselamatan serta kesehatan masyarakat
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran