
GORONTALO - Pada Senin (12/2), Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo menggelar acara kepaniteraan umum di Aula Gedung Pusat Pendidikan Profesi Dokter RSUD Prof. dr. Aloei Saboe Kota Gorontalo.
Pembukaan kegiatan yang berlangsung lima hari tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp.G.K., Ketua Komite Koordinasi Pendidikan RSUD Prof. dr. Aloei Saboe Kota Gorontalo dr. Romdon Purwanto, Sp.An-TI, Subsp.T.I.(K), pimpinan fakultas, dan ketua-ketua tim koordinasi pendidikan RS jejaring.
Kegiatan Kepaniteraan Umum adalah orientasi bagi dokter muda baru yang akan menjalani kepaniteraan klinik. Gelombang ketiga dokter muda yang sebagian besar merupakan mahasiswa angkatan 2020 FK UNG turut serta dalam kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Cecy Rahma Karim menyampaikan ucapan selamat atas menyelesaikan pendidikan sarjana dan memasuki tahap profesi dokter. Beliau juga menekankan bahwa kepaniteraan klinik adalah tantangan yang tidak mudah, tetapi pasti akan selesai dengan tekad dan komitmen.
Kepaniteraan klinik di RSUD Prof. dr. Aloei Saboe Kota Gorontalo merupakan langkah penting dalam pengembangan keterampilan dan pengalaman praktis bagi dokter muda. Melalui kegiatan ini, diharapkan mereka dapat memperluas wawasan serta meningkatkan kompetensi dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran