FK UNG Libatkan Pakar Nasional dan Pemangku Kepentingan dalam Evaluasi Kurikulum Program Studi Profesi Dokter

Oleh: Jesica Mulyadi . 3 Agustus 2026 . 12:04:08

Gorontalo – Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) terus memperkuat kualitas pendidikan kedokteran melalui penyempurnaan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan layanan kesehatan, serta kebijakan pendidikan tinggi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Eksternal Evaluasi Kurikulum Program Studi Profesi Dokter yang dilaksanakan pada Minggu, 2 Agustus 2026, di UTC Damhil, Gorontalo.

Workshop ini menjadi tahapan penting dalam proses penyusunan kurikulum berbasis evaluasi dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan dihadiri oleh pimpinan fakultas, tim pengembang kurikulum, dosen, alumni, mahasiswa, departemen, serta menghadirkan pakar pendidikan kedokteran dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin sebagai mitra dalam pengembangan mutu akademik.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo, Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp.G.K., yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. dr. Vivien Novarina A. Kasim, M.Kes., setelah rangkaian pembukaan yang meliputi laporan ketua panitia serta sambutan dari Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP), Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd., dan perwakilan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, dr. Bau Dilam Ardyansyah, S.Ked., M.BSc., MHPE., Ph.D.

Dalam forum tersebut, dr. Vivien menegaskan bahwa pengembangan kurikulum harus mampu menjawab tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang. Kurikulum pendidikan profesi dokter tidak hanya dituntut untuk menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi klinis, kemampuan komunikasi, profesionalisme, kepemimpinan, serta kesiapan menghadapi dinamika sistem pelayanan kesehatan nasional.

Rangkaian workshop diawali dengan pemaparan hasil workshop internal yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh tim penyusun kurikulum. Paparan tersebut menjadi dasar diskusi bersama seluruh peserta dalam mengevaluasi capaian kurikulum yang telah berjalan sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang masih memerlukan penyempurnaan.

Sebagai bagian dari pendekatan berbasis kebutuhan (needs assessment), workshop menghadirkan sesi umpan balik (feedback) dari berbagai pemangku kepentingan, meliputi alumni, mahasiswa, dan departemen. Melalui forum ini, peserta memperoleh masukan mengenai relevansi kurikulum terhadap kebutuhan dunia kerja, efektivitas proses pembelajaran, serta kompetensi lulusan yang diharapkan oleh institusi pelayanan kesehatan.

Masukan tersebut kemudian diperdalam melalui sesi review oleh para pakar pendidikan kedokteran, yaitu Dr. dr. Sri Asriyani, Sp.Rad. Subs. TR(K)., M.Med.Ed. dan dr. Bau Dilam Ardyansyah, S.Ked., M.BSc., MHPE., Ph.D. Kedua narasumber memberikan telaah akademik terhadap struktur kurikulum, capaian pembelajaran lulusan, strategi pembelajaran, serta sistem asesmen agar selaras dengan standar pendidikan kedokteran dan perkembangan praktik kedokteran modern.

Workshop dilanjutkan dengan sesi Evaluasi Kurikulum Program Studi Profesi Dokter yang menjadi momentum penyempurnaan dokumen kurikulum berdasarkan hasil evaluasi internal, masukan stakeholder, dan rekomendasi para pakar. Tahapan ini bertujuan menghasilkan kurikulum yang lebih komprehensif, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu mendukung pencapaian kompetensi dokter sesuai standar nasional pendidikan kedokteran.

Selain finalisasi kurikulum, peserta juga mengikuti sesi penguatan kompetensi dosen pendidikan klinis (Dokdiknis) sebagai bagian dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mengimplementasikan kurikulum secara efektif di lingkungan pembelajaran klinik. Penguatan kompetensi pendidik dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai dengan tujuan kurikulum yang telah dirancang.

Melalui penyelenggaraan workshop ini, FK UNG menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dokter melalui pengembangan kurikulum yang adaptif, kolaboratif, dan berbasis kebutuhan. Pelibatan pakar eksternal, alumni, mahasiswa, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi langkah strategis dalam memastikan kurikulum yang dihasilkan mampu mencetak lulusan dokter yang kompeten, profesional, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.

Agenda

3 Maret 2026

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil

Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer

9 Februari 2026

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil

22 September 2025

Workshop Designing a Framework for an Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Service

Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG

16 Juli 2025

Workshop Pemeringkatan QS World University Rankings by Subjects

Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran