
GORONTALO – Penguatan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi, khususnya pada institusi yang memiliki aktivitas pembelajaran dan praktikum berisiko seperti fakultas kedokteran. Sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan lingkungan akademik yang aman, sehat, dan berstandar, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) menyelenggarakan Private Training "Penerapan K3 di Lingkungan Fakultas Kedokteran dan Laboratorium Pendidikan" secara full-day online training pada Senin (27/7/2026). Pelatihan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom.
Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari Program Studi Sarjana Kedokteran, terdiri atas Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. dr. Vivien Novarina A. Kasim, M.Kes., Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., kepala laboratorium, dr. St. Rahma, Sp.PK., M.Kes., dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa Sarjana Kedokteran. Keterlibatan berbagai unsur sivitas akademika mencerminkan komitmen FK UNG dalam membangun budaya keselamatan kerja yang menjadi tanggung jawab bersama.
Pelatihan dirancang untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai implementasi K3 di lingkungan fakultas kedokteran dan laboratorium pendidikan, sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam mengidentifikasi potensi bahaya, melakukan pengendalian risiko, serta membangun sistem kerja yang aman sesuai dengan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja.
Berdasarkan agenda pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai pengantar dan regulasi K3, manajemen bahaya dan risiko di lingkungan fakultas kedokteran dan laboratorium pendidikan, monitoring dan evaluasi pelaksanaan K3, serta kesiapsiagaan dan manajemen kebakaran. Setiap sesi juga dilengkapi dengan diskusi interaktif dan diakhiri dengan post-test sebagai bentuk evaluasi terhadap pemahaman peserta.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK UNG, dr. Vivien menyampaikan bahwa penerapan K3 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan pendidikan kedokteran yang berkualitas. Menurutnya, laboratorium pendidikan harus menjadi lingkungan belajar yang tidak hanya mendukung pengembangan kompetensi akademik, tetapi juga menjamin keselamatan seluruh sivitas akademika.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FK UNG, dr. Zuhriana menegaskan bahwa penguatan budaya K3 menjadi investasi jangka panjang bagi institusi dalam mewujudkan tata kelola laboratorium yang profesional, aman, dan sesuai dengan standar yang berlaku. Melalui peningkatan kompetensi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, penerapan K3 diharapkan dapat diimplementasikan secara konsisten dalam setiap aktivitas pembelajaran maupun praktikum.
Selain memperkuat pemahaman terhadap regulasi keselamatan kerja, pelatihan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesiapsiagaan sivitas akademika dalam menghadapi berbagai potensi risiko yang dapat terjadi di lingkungan laboratorium pendidikan. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk membangun budaya pencegahan (safety culture), sehingga setiap individu memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap keselamatan diri maupun lingkungan kerja.
Pelaksanaan pelatihan ini menunjukkan komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan kedokteran melalui penguatan aspek keselamatan dan kesehatan kerja. Sejalan dengan transformasi pendidikan tinggi dan peningkatan kualitas laboratorium pendidikan, FK UNG terus mendorong terciptanya lingkungan akademik yang aman, adaptif, dan berstandar, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki budaya kerja profesional dan berorientasi pada keselamatan.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran