
GORONTALO – Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di rumah sakit merupakan salah satu pilar penting dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan pendidikan profesi kedokteran. Sejalan dengan upaya memperkuat kompetensi sumber daya manusia kesehatan, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) menyelenggarakan Private Training "Implementasi K3 di Rumah Sakit Pendidikan" dalam format Full Day Online Training pada Selasa (28/7/2026). Pelatihan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom ini menjadi bagian dari komitmen FK UNG dalam membangun budaya keselamatan kerja dan keselamatan pasien di lingkungan rumah sakit pendidikan.
Kegiatan diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari Program Studi Profesi Dokter, terdiri atas Dekan Fakultas Kedokteran UNG Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp.G.K., Koordinator Program Studi Profesi Dokter, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa profesi dokter. Kehadiran berbagai unsur sivitas akademika menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan pemahaman dan implementasi K3 sebagai bagian integral dari pendidikan profesi dokter.
Pelatihan dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan mengenai penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja di rumah sakit pendidikan, mulai dari aspek regulasi, identifikasi dan pengendalian risiko, hingga kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat. Penguatan kompetensi tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan pembelajaran klinik yang aman, profesional, dan sesuai standar pelayanan kesehatan.
Berdasarkan materi yang disampaikan, peserta memperoleh pembahasan mengenai pengantar dan regulasi K3 rumah sakit, manajemen bahaya dan risiko di rumah sakit pendidikan, pengelolaan alat medis dan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), monitoring dan evaluasi kinerja K3 rumah sakit, serta kesiapsiagaan dan manajemen kebakaran di lingkungan rumah sakit. Setiap sesi dilengkapi dengan diskusi interaktif dan diakhiri dengan post-test sebagai evaluasi pemahaman peserta.
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo, Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp.G.K., menegaskan bahwa penguatan budaya K3 menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan profesi dokter. Menurutnya, calon dokter tidak hanya dituntut menguasai kompetensi klinis, tetapi juga memahami prinsip-prinsip keselamatan pasien, keselamatan tenaga kesehatan, serta manajemen risiko dalam pelayanan kesehatan. "Rumah sakit pendidikan merupakan wahana utama pembelajaran klinik bagi mahasiswa profesi dokter. Oleh karena itu, pemahaman mengenai keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi budaya yang melekat pada setiap sivitas akademika. Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh peserta semakin siap menerapkan prinsip-prinsip K3 dalam setiap aktivitas pelayanan maupun pendidikan klinik," ujarnya.
Selain memperkuat aspek pengetahuan, pelatihan ini juga menjadi sarana untuk membangun budaya kerja yang mengedepankan pencegahan risiko (risk prevention), kepatuhan terhadap standar operasional, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi kedaruratan di lingkungan rumah sakit. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi mahasiswa profesi dokter.
Melalui penyelenggaraan pelatihan ini, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan kedokteran yang selaras dengan standar nasional pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien. Penguatan kompetensi di bidang K3 diharapkan mampu menghasilkan lulusan dokter yang tidak hanya unggul dalam kompetensi klinis, tetapi juga memiliki budaya keselamatan, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran