
GORONTALO – Transformasi digital menjadi salah satu pilar utama dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia. Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) menyelenggarakan Workshop Pengembangan Kompetensi Dosen bertajuk "Optimalisasi LMS, SIMPRODI, dan Penguatan Budaya Kerja Kolaboratif" pada Kamis (23/7/2026) di Ruang Rapat Lantai 2 FK UNG. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan fakultas dalam meningkatkan kompetensi dosen, memperkuat tata kelola akademik berbasis digital, serta mendukung implementasi pembelajaran yang inovatif dan berkualitas.
Workshop dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK UNG, Dr. dr. Vivien Novarina A. Kasim, M.Kes., Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., Koordinator Program Studi Sarjana Kedokteran, dr. Nanang Roswita Paramata, M.Kes., Koordinator Program Studi Profesi Dokter, Dr. dr. Sri Andriani Ibrahim, M.Kes., serta dosen di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo.
Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber sesuai dengan bidang keahliannya untuk memperkuat kapasitas dosen dalam memanfaatkan berbagai platform digital pendukung pembelajaran, penelitian, dan administrasi akademik. Salah satu sesi utama membahas optimalisasi Learning Management System (LMS) Universitas Negeri Gorontalo, SPADA UNG, yang disampaikan oleh Tim Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) UNG melalui Dr. Jemmy Pakaja, M.Kom. Pada sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pemanfaatan SPADA sebagai media pembelajaran daring, pengelolaan kelas digital, distribusi materi perkuliahan, penugasan, evaluasi pembelajaran, hingga peningkatan interaksi antara dosen dan mahasiswa dalam ekosistem pembelajaran digital.
Penguatan kompetensi dosen juga dilakukan melalui sosialisasi pemanfaatan ScienceDirect, salah satu basis data jurnal ilmiah internasional yang menjadi sumber referensi penting dalam pendidikan dan penelitian. Materi ini disampaikan oleh Tim Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustikom) UNG, yang diwakili oleh Alfian Zakaria, S.Si., M.T. Peserta diberikan pembekalan mengenai strategi pencarian literatur ilmiah secara efektif, pemanfaatan fitur-fitur ScienceDirect, serta optimalisasi akses terhadap publikasi ilmiah bereputasi untuk mendukung kegiatan pembelajaran, penelitian, dan publikasi akademik.
Selanjutnya, Tim Pustikom UNG melalui Abdulrahmat E. Ahmad, S.Kom., menyampaikan sosialisasi mengenai pemanfaatan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD). Materi difokuskan pada optimalisasi layanan administrasi akademik berbasis digital, pengelolaan data perkuliahan, monitoring aktivitas akademik, serta integrasi sistem informasi dalam mendukung tata kelola program studi yang lebih efektif, akuntabel, dan efisien.
Selain penguatan kompetensi digital, workshop juga membahas pentingnya membangun budaya kerja kolaboratif sebagai fondasi peningkatan mutu institusi. Melalui kolaborasi yang kuat antarprogram studi, dosen, dan unit pendukung, FK UNG terus mendorong terciptanya lingkungan akademik yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK UNG, Dr. dr. Vivien Novarina A. Kasim, M.Kes., menegaskan bahwa transformasi pendidikan kedokteran tidak hanya ditentukan oleh kurikulum yang relevan, tetapi juga oleh kesiapan dosen dalam memanfaatkan teknologi digital dan sumber daya akademik global. "Penguasaan platform pembelajaran digital, akses terhadap literatur ilmiah bereputasi, serta optimalisasi sistem informasi akademik merupakan kompetensi yang harus dimiliki dosen saat ini. Melalui workshop ini, kami berharap seluruh dosen semakin siap menghadirkan pembelajaran yang inovatif, meningkatkan kualitas penelitian, serta memperkuat tata kelola akademik yang berorientasi pada mutu," ujarnya.Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FK UNG, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., menekankan bahwa penguatan budaya kerja kolaboratif menjadi faktor penting dalam mewujudkan tata kelola fakultas yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi yang selaras dengan kebijakan nasional mengenai digitalisasi pembelajaran, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola perguruan tinggi. Optimalisasi pemanfaatan SPADA UNG, ScienceDirect, SIAKAD, dan penguatan budaya kerja kolaboratif diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran, memperkuat produktivitas riset, serta menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran