
GORONTALO - Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) menyelenggarakan kajian rutin dengan tema "Meraih Surga dengan Empati" pada hari Jumat (1/3). Acara ini berlangsung dari pukul 08.00 hingga 09.00 Wita di Aula Gedung Pusat Pendidikan Profesi Dokter RSUD Prof. dr. Aloei Saboe Kota Gorontalo.
Kajian ini menghadirkan dr. H. Rusli Katili, MARS, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Gorontalo dan Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak Sitti Khadijah, sebagai narasumber. Rusli Katili membahas tentang pentingnya empati dalam kehidupan dan bagaimana empati dapat mengantarkan manusia menuju surga.
Dr. dr. Muh. Isman Jusuf, Sp.N., Ketua Departemen Neurologi FK UNG, menyambut positif antusiasme para peserta dalam kajian ini. "Kebersamaan dosen pendidik klinis dengan para dokter muda pada acara Pengajian Departemen Neurologi ini merupakan momen yang sangat membahagiakan, terlebih sepuluh hari menjelang bulan Ramadan 1445 H. Terima kasih kepada sejawat Ustaz dr. Rusli Katili, MARS yang telah berkenan membagi ilmunya yang sangat mencerahkan," tuturnya.
Kajian rutin Departemen Neurologi FK UNG merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan para dosen, dokter, dan mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pribadi dan profesional para peserta dalam menjalankan tugasnya.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran