
GORONTALO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ibu dan anak melalui edukasi dan pelatihan deteksi dini kesehatan ibu hamil. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelatihan digitalisasi pelaporan kesehatan ibu dan anak di Desa Datahu. Kegiatan bertajuk “Edukasi dan Pelatihan Deteksi Dini serta Digitalisasi Pelaporan Kesehatan Ibu Hamil” itu dilaksanakan pada Senin, 3 Agustus 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Datahu. Kegiatan diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri atas ibu hamil, kader kesehatan Desa Datahu, bidan desa, serta masyarakat setempat.
Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja inti mahasiswa KKN-PK UNG Desa Datahu sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan, khususnya kesehatan ibu dan anak. Koordinator Desa KKN-PK UNG Desa Datahu, Rafly Ramadhani Kurnia, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan praktis kepada masyarakat dalam mengenali kondisi kesehatan ibu hamil sejak dini. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pengetahuan dan keterampilan yang sederhana tetapi penting, khususnya dalam mendukung kesehatan ibu dan anak,” ujar Rafly dalam sambutannya.
Ia menjelaskan bahwa materi kegiatan mencakup edukasi mengenai deteksi dini kesehatan ibu hamil, praktik pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA), pengenalan tanda-tanda bahaya kehamilan, serta kesiapan keluarga dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Selain edukasi, peserta juga mendapatkan pelatihan SIGAP-KIA sebagai bagian dari upaya memperkenalkan pemanfaatan teknologi dalam mendukung informasi dan pelaporan kesehatan ibu dan anak.
Menurut Rafly, pemanfaatan sistem digital diharapkan dapat membantu masyarakat dan kader memperoleh serta mendukung penyampaian informasi kesehatan secara lebih efektif. “Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Datahu. Kami juga sangat terbuka terhadap masukan dan dukungan dari pemerintah desa, kader, maupun masyarakat selama menjalankan program-program KKN-PK,” katanya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut disampaikan Pemerintah Desa Datahu. Sekretaris Desa Datahu, Andiar Napu, A.Md., yang mewakili Kepala Desa Datahu, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Desa Datahu mendukung berbagai program mahasiswa KKN-PK, khususnya kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di bidang kesehatan. “Kegiatan seperti ini sangat baik karena dapat memberikan pengetahuan dan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya terkait kesehatan ibu dan anak,” ujar Andiar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada narasumber yang telah meluangkan waktu untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan kader Desa Datahu. Andiar berharap pengetahuan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada kegiatan tersebut, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan turut dibagikan kepada keluarga maupun masyarakat lainnya. “Kami berharap apa yang disampaikan hari ini dapat diterima dengan baik dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini terhadap berbagai kondisi yang dapat membahayakan kesehatan ibu selama kehamilan. Praktik pengukuran LILA menjadi salah satu materi yang diberikan kepada peserta. Pengukuran tersebut diperkenalkan sebagai salah satu upaya sederhana untuk membantu melakukan pemantauan status gizi ibu hamil.
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan yang perlu mendapatkan perhatian dan penanganan oleh tenaga kesehatan. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan ibu hamil dan keluarga dalam mengenali kondisi yang membutuhkan pertolongan medis. Selain ibu hamil, keterlibatan kader kesehatan menjadi bagian penting dalam kegiatan. Kader diharapkan dapat berperan sebagai penghubung antara masyarakat dan tenaga kesehatan dalam mendukung pemantauan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan SIGAP-KIA yang memperkenalkan pemanfaatan sistem digital untuk mendukung informasi dan pelaporan terkait kesehatan ibu dan anak. Kegiatan tersebut turut dihadiri dan didukung oleh unsur Pemerintah Desa Datahu, tenaga kesehatan, kader, mahasiswa KKN-PK UNG, serta dosen pembimbing lapangan.
Narasumber dalam kegiatan ini adalah Yuyun Indramaya, S.Tr.Keb., yang memberikan edukasi kepada peserta mengenai kesehatan ibu hamil dan deteksi dini kondisi yang perlu mendapatkan perhatian. Keterlibatan tenaga kesehatan dan kader diharapkan dapat memperkuat kesinambungan edukasi yang telah diberikan mahasiswa kepada masyarakat. Dengan demikian, program KKN-PK tidak hanya menjadi kegiatan edukatif selama mahasiswa berada di desa, tetapi juga dapat mendorong terbentuknya kesadaran masyarakat untuk lebih aktif menjaga kesehatan ibu dan anak.
Dosen Pembimbing Lapangan KKN-PK UNG Desa Datahu, bersama unsur tenaga kesehatan dan pemerintah desa, turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PK UNG berharap masyarakat Desa Datahu semakin memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan deteksi dini kesehatan ibu hamil, mengenali tanda-tanda bahaya kehamilan, serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung pelaporan kesehatan ibu dan anak.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen mahasiswa KKN-PK UNG untuk menghadirkan kegiatan berbasis kebutuhan masyarakat dan memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, serta masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan di tingkat desa.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran