Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Perkuat Kapasitas Kader Desa melalui Penyusunan SOP Pemantauan Kesehatan Masyarakat

Oleh: Jesica Mulyadi . 31 Juli 2026 . 20:35:31

Kabupaten Gorontalo – Penguatan layanan kesehatan primer tidak hanya bergantung pada fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga pada kapasitas kader kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan di tingkat desa. Berangkat dari semangat tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar kegiatan Penguatan Kader Kesehatan Desa di Desa Balahu, Kabupaten Gorontalo, Kamis (30/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Rumah Kepala Desa Balahu ini dihadiri oleh Ketua PKK Desa Balahu beserta kader-kader kesehatan desa. Program tersebut menjadi salah satu agenda utama mahasiswa KKN-PK dalam mendukung penguatan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat melalui peningkatan kapasitas kader sebagai mitra strategis pemerintah desa dan puskesmas.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendorong optimalisasi peran kader kesehatan agar tidak hanya aktif pada saat pelaksanaan Posyandu, tetapi juga mampu melakukan pemantauan kondisi kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Kader diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam mengenali warga yang mengalami gangguan kesehatan, melakukan pemantauan awal, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan di wilayah kerja setempat.

Ketua PKK Desa Balahu yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya keberadaan kader sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Ia mengajak seluruh kader untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi kesehatan warga serta memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa maupun fasilitas pelayanan kesehatan agar berbagai persoalan kesehatan dapat ditangani lebih cepat dan tepat.

Salah satu inovasi yang dihasilkan dalam program ini adalah penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) sederhana bagi kader kesehatan desa. SOP tersebut disusun oleh mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG berdasarkan kebutuhan di lapangan dan telah memperoleh persetujuan dari Puskesmas Tibawa. Dokumen tersebut diharapkan menjadi pedoman praktis bagi kader dalam menjalankan tugas pemantauan kesehatan masyarakat secara lebih terarah, sistematis, dan berkesinambungan.

Materi pertama disampaikan oleh Nelsa Putri Igirisa, mahasiswa Program Studi Keperawatan, yang menjelaskan mengenai pengertian, peran, dan fungsi kader kesehatan dalam mendukung pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Selanjutnya, Nurhayati Pakaya, yang juga berasal dari Program Studi Keperawatan, memaparkan isi serta mekanisme penerapan SOP sederhana yang telah disusun agar dapat diimplementasikan secara efektif oleh para kader di Desa Balahu.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi yang memberikan kesempatan kepada para kader untuk menyampaikan pengalaman, tantangan, serta berbagai permasalahan yang dihadapi selama menjalankan tugas di masyarakat. Diskusi tersebut menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, kader, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan dalam merumuskan langkah-langkah yang dapat memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat komunitas.

Program penguatan kader kesehatan ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo dalam mendukung transformasi layanan kesehatan primer yang menempatkan masyarakat sebagai aktor utama pembangunan kesehatan. Melalui peningkatan kapasitas kader dan penyediaan pedoman kerja yang aplikatif, diharapkan deteksi dini terhadap masalah kesehatan masyarakat dapat dilakukan secara lebih cepat sehingga pelayanan kesehatan menjadi lebih responsif dan berkelanjutan.

Sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa dalam menerapkan kolaborasi lintas profesi, tetapi juga menghadirkan inovasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pemerintah desa dan Puskesmas Tibawa. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, puskesmas, dan kader kesehatan diharapkan mampu memperkuat sistem kesehatan berbasis masyarakat serta mendukung pencapaian pembangunan kesehatan nasional hingga ke tingkat desa.

Agenda

3 Maret 2026

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil

Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer

9 Februari 2026

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil

22 September 2025

Workshop Designing a Framework for an Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Service

Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG

16 Juli 2025

Workshop Pemeringkatan QS World University Rankings by Subjects

Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran