Perguruan Tinggi Perkuat Transformasi Layanan Kesehatan Primer, Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Siapkan Program Kesehatan Ibu dan Anak Berbasis Desa

Oleh: Jesica Mulyadi . 22 Juli 2026 . 21:44:51

GORONTALO – Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional melalui penguatan pelayanan kesehatan primer yang berorientasi pada promotif dan preventif. Komitmen tersebut diwujudkan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) yang menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis kebutuhan desa, salah satunya di Desa Pentadio Barat, Kabupaten Gorontalo.

Sebagai langkah awal pelaksanaan pengabdian masyarakat, mahasiswa KKN-PK UNG menggelar Seminar Awal Program Kerja di Kantor Desa Pentadio Barat pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyampaikan rencana intervensi kesehatan sekaligus membangun sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Program yang dipaparkan mahasiswa berfokus pada penguatan kesehatan ibu dan anak sebagai salah satu isu prioritas pembangunan kesehatan nasional. Selain itu, mahasiswa juga memperkenalkan berbagai kegiatan promotif, preventif, dan pemberdayaan masyarakat yang disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan kesehatan di Desa Pentadio Barat. Pendekatan berbasis data tersebut diharapkan mampu menghasilkan program yang lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Seminar dihadiri oleh unsur Pemerintah Desa Pentadio Barat yang diwakili Kepala Dusun II Adriansyah, S.AP., Bhabinkamtibmas Bripka Syamsul Luding, S.H., perangkat desa, tokoh masyarakat, serta Koordinator Desa KKN-PK UNG, Aditya Naufal Maulana. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat desa.

Perwakilan Pemerintah Desa Pentadio Barat menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa KKN-PK yang membawa berbagai program kesehatan sesuai kebutuhan masyarakat. "Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN-PK Universitas Negeri Gorontalo di Desa Pentadio Barat. Semoga program yang telah disusun dapat terlaksana dengan lancar, bersinergi dengan pemerintah desa, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujar Adriansyah, S.AP.Sementara itu, Koordinator Desa KKN-PK UNG, Aditya Naufal Maulana, menegaskan bahwa seminar awal merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh program yang akan dijalankan memperoleh dukungan dan masukan dari masyarakat sehingga implementasinya dapat berlangsung secara optimal. "Melalui seminar awal ini, kami menyampaikan rencana program inti dan program dari masing-masing program studi agar mendapat masukan dari pemerintah desa dan masyarakat. Harapannya, seluruh program dapat berjalan sesuai kebutuhan desa dan membawa manfaat selama pelaksanaan KKN-PK," ungkapnya.Diskusi yang berlangsung setelah pemaparan program menjadi ruang partisipatif bagi masyarakat untuk memberikan saran dan masukan terhadap berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama sekitar 45 hari pengabdian. Pendekatan partisipatif tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap program mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat keberlanjutan setelah masa KKN berakhir.

Pelaksanaan KKN-PK Universitas Negeri Gorontalo merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung pembangunan kesehatan nasional. Melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan berbagai pemangku kepentingan, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan kompetensi akademiknya, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat kapasitas masyarakat untuk menjaga kesehatan secara mandiri.

Ke depan, program-program yang dijalankan di Desa Pentadio Barat diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi yang mendukung transformasi layanan kesehatan primer. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat diyakini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, tangguh, dan berkualitas, sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan kesehatan Indonesia.

Agenda

3 Maret 2026

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil

Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer

9 Februari 2026

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil

22 September 2025

Workshop Designing a Framework for an Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Service

Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG

16 Juli 2025

Workshop Pemeringkatan QS World University Rankings by Subjects

Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran