
Gorontalo — Sebanyak 15 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) mengikuti prosesi Wisuda ke-63 Universitas Negeri Gorontalo yang berlangsung di Auditorium UNG, Kamis (17/9/2026). Para lulusan tersebut terdiri atas 4 mahasiswa Program Sarjana Kedokteran dan 11 mahasiswa Program Profesi Dokter. Prosesi wisuda menjadi momentum penting bagi para lulusan setelah menyelesaikan tahapan pendidikan masing-masing. Bagi mahasiswa FK UNG, momentum tersebut menandai capaian akademik sekaligus bagian dari perjalanan menuju pengabdian di bidang kesehatan.
Wisuda ke-63 UNG mengukuhkan ratusan lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari diploma, sarjana, magister, hingga doktor. Para lulusan dikukuhkan melalui sidang senat terbuka yang dipimpin oleh Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., IPU., ASEAN.Eng., didampingi Ketua Senat UNG Prof. Dr. Femy Mahmud Sahami, M.Si., serta anggota senat.
Keikutsertaan 15 mahasiswa FK UNG dalam prosesi tersebut menjadi bagian dari capaian akademik fakultas dalam menyelenggarakan pendidikan kedokteran secara berkelanjutan. Para lulusan telah melalui proses pembelajaran sesuai dengan tahapan pendidikan masing-masing sebelum dinyatakan menyelesaikan studinya. Bagi 4 lulusan Program Sarjana Kedokteran, wisuda menjadi penanda selesainya pendidikan pada jenjang sarjana sekaligus menjadi bagian dari perjalanan akademik untuk melanjutkan tahapan pendidikan profesi dokter.
Sementara itu, 11 lulusan Program Profesi Dokter telah menyelesaikan tahapan pendidikan profesi sebagai bagian dari proses pembentukan kompetensi klinis dan profesionalisme calon dokter. Penyelesaian pendidikan profesi menjadi salah satu tahapan penting sebelum memasuki fase berikutnya dalam perjalanan profesional di bidang kedokteran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam sambutannya, Rektor UNG Prof. Eduart Wolok menyampaikan bahwa keberhasilan para wisudawan merupakan pencapaian yang membahagiakan bagi seluruh keluarga besar universitas. Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan pendidikan bukan hanya menjadi capaian pribadi mahasiswa, tetapi juga merupakan hasil dari proses pendidikan yang melibatkan dosen dan seluruh unsur akademik. “Ini bukan hanya tanda keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan studi, tetapi juga bukti dedikasi para dosen yang telah mendidik, membimbing, dan mengantarkan kalian hingga merengkuh gelar akademik hari ini. Keberhasilan ini patut kita syukuri bersama,” ujar Prof. Eduart.
Ia juga berharap para lulusan dapat memanfaatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama menjalani pendidikan untuk memberikan kontribusi di tengah masyarakat. “Dengan bekal penting yang diperoleh selama menempuh pendidikan, para lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa inovasi dan solusi di tengah tantangan dunia modern,” harap Prof. Eduart.
Bagi FK UNG, momentum Wisuda ke-63 menjadi refleksi atas proses pendidikan yang telah ditempuh para mahasiswa sekaligus menjadi awal bagi perjalanan baru para lulusan. Khusus bagi lulusan bidang kedokteran, capaian akademik tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk terus mengembangkan kompetensi, menjunjung profesionalisme, serta memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Keikutsertaan 4 mahasiswa Sarjana Kedokteran dan 11 mahasiswa Profesi Dokter FK UNG dalam Wisuda ke-63 UNG menjadi bagian dari kontribusi fakultas dalam menyiapkan sumber daya manusia di bidang kesehatan yang memiliki kompetensi akademik, profesionalisme, dan komitmen untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran