
Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan pada 9 Mei 2026 di Kantor Desa Ayula Selatan, Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan ini mengangkat tema pencegahan diabetes melitus tipe 2 sebagai upaya edukasi dini terhadap penyakit tidak menular yang terus mengalami peningkatan di masyarakat.
Kegiatan tersebut dibuka oleh dr. Sitti Rakhmatia P. Th. Khum, M.Biomed, yang hadir sebagai pendamping sekaligus mewakili Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK UNG. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini dan pola hidup sehat. “Pencegahan penyakit tidak menular harus dimulai dari edukasi yang berkelanjutan. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk hadir langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan pengabdian seperti ini,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Ayula Selatan, Henny Aswin Monoarfa, S.IP, bersama para kader kesehatan desa yang turut berperan aktif dalam mengoordinasikan masyarakat selama kegiatan berlangsung. Materi utama mengenai bahaya dan pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 disampaikan oleh dr. Nur Albar, Sp.PD., FINASIM. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa diabetes sering disebut sebagai “silent killer” karena gejalanya kerap tidak disadari hingga muncul komplikasi serius. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menjaga pola makan sehat, rutin beraktivitas fisik, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut sejumlah dosen FK UNG, antara lain Dr. dr. Sri Andriani Ibrahim, M.Kes., Astri Anita, S.Ft., M.Biomed., Novia Martin, M.Keb., serta Jesica Mulyadi, M.Keb., turut memberikan edukasi serta mendampingi jalannya pemeriksaan kesehatan masyarakat. Tidak hanya menghadirkan sesi edukasi, kegiatan ini juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Pemeriksaan meliputi pengukuran antropometri seperti berat badan dan tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, serta layanan pemeriksaan laboratorium sederhana.
Layanan kesehatan dibagi menjadi dua segmen utama, yaitu pemeriksaan GCU (Glucose, Cholesterol, Uric Acid) bagi masyarakat umum dan lansia untuk memantau kadar gula darah, kolesterol, serta asam urat, serta pemeriksaan hemoglobin (Hb) bagi remaja putri guna mendeteksi risiko anemia sejak dini. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung, yang berjumlah 41 orang yang terdiri atas warga dewasa dan remaja. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan terkait kondisi kesehatan mereka.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, FK UNG berharap masyarakat Desa Ayula Selatan semakin memahami pentingnya pencegahan diabetes melitus tipe 2 dan mulai menerapkan pola hidup sehat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.