Dokter Muda FK UNG Kembangkan HUYULA, Inovasi Skrining Kontak Serumah Pasien TBC Berbasis QR Code

Oleh: Jesica Mulyadi . 30 Oktober 2026 . 13:28:28

Gorontalo — Dokter muda Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) menghadirkan inovasi HUYULA (Hubungi, Uji, Yakinkan, Lindungi Keluarga), sebuah program edukasi dan skrining awal berbasis QR Code untuk mendukung penemuan terduga tuberkulosis (TBC) pada kontak serumah pasien. Program ini dikembangkan melalui mini project Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Komunitas (IKM-IKK), Program Studi Profesi Kedokteran FK UNG, dan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kota Selatan, Kota Gorontalo, pada 15 September hingga 17 Oktober 2026.

Inovasi HUYULA dikembangkan oleh Anna Marissa Liputo, S.Ked., dan Putra Purnama Hairama, S.Ked., di bawah bimbingan dr. M. Yusril Ihza Djakaria, M.P.H., dan dr. Noverita Susanti Yunus, dengan dukungan Puskesmas Kota Selatan. Pengembangan program ini berangkat dari pentingnya meningkatkan upaya penemuan terduga TBC, khususnya pada anggota keluarga yang tinggal serumah dengan pasien. Kelompok tersebut perlu mendapatkan perhatian karena berpotensi terpapar bakteri penyebab TBC dan membutuhkan skrining serta pemeriksaan lebih lanjut sesuai kondisi kesehatannya.

Berdasarkan rekapitulasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan Kota Gorontalo tahun 2025 yang menjadi dasar mini project, Puskesmas Kota Selatan memberikan pelayanan kepada 606 dari target 752 orang terduga TBC atau mencapai 81 persen. Data tersebut menunjukkan masih adanya selisih 146 orang dari target pelayanan yang menjadi perhatian dalam upaya penguatan penemuan kasus TBC. Melalui HUYULA, dokter muda FK UNG menghadirkan pendekatan edukasi dan skrining yang mengintegrasikan media cetak dengan teknologi digital. Inovasi ini diwujudkan dalam bentuk leaflet edukasi yang dilengkapi dua kode QR untuk memudahkan keluarga pasien mengakses informasi dan melakukan skrining awal secara mandiri.

Leaflet HUYULA memuat informasi mengenai pengertian TBC, tanda dan gejala, serta langkah-langkah pencegahan penularan di lingkungan keluarga. Media ini dirancang dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami agar dapat digunakan sebagai sumber informasi bagi pasien maupun anggota keluarga di rumah.Sementara itu, dua kode QR yang disematkan pada leaflet memiliki fungsi berbeda. QR Code pertama mengarahkan pengguna ke formulir skrining TBC berbasis digital, sedangkan QR Code kedua menyediakan materi edukasi tambahan mengenai cara penularan TBC, TBC paru dan ekstra paru, etika batuk, efek samping obat antituberkulosis yang perlu diperhatikan, serta terapi pencegahan TBC. Melalui pendekatan tersebut, keluarga pasien dapat memperoleh informasi kesehatan sekaligus mengakses skrining awal dengan lebih mudah menggunakan telepon genggam.

Dalam pelaksanaannya, pasien TBC dan anggota keluarga atau kontak serumah diberikan penjelasan mengenai penggunaan leaflet serta cara mengakses kedua QR Code. Hasil skrining yang mengarah pada dugaan TBC menjadi dasar untuk memperoleh pemeriksaan diagnostik lanjutan sesuai alur pelayanan di puskesmas. Skrining digital dalam program HUYULA berfungsi sebagai penapisan awal dan bukan sebagai alat untuk menegakkan diagnosis TBC. Pemeriksaan lebih lanjut tetap diperlukan untuk memastikan kondisi kesehatan seseorang sesuai indikasi dan prosedur pelayanan kesehatan.

Program ini juga dirancang untuk mendukung keberlanjutan pelaksanaan skrining melalui keterlibatan petugas Puskesmas Kota Selatan. Pengelolaan tautan QR Code dan pemantauan data isian melalui spreadsheet menjadi bagian dari mekanisme yang dikembangkan untuk mendukung evaluasi program. Evaluasi diarahkan pada ketersediaan media edukasi, pemanfaatan QR Code, jumlah kontak serumah yang mengikuti skrining, serta tindak lanjut terhadap hasil skrining yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Meskipun belum mencantumkan data kuantitatif mengenai jumlah peserta skrining digital maupun kasus TBC baru yang terkonfirmasi selama pelaksanaan, HUYULA menghadirkan media edukasi dan alur skrining yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Melalui inovasi ini, dokter muda FK UNG mendorong penguatan peran keluarga dalam mengenali gejala, memahami risiko penularan, dan mengambil langkah yang tepat ketika terdapat anggota keluarga yang terdiagnosis TBC. Kolaborasi antara FK UNG dan Puskesmas Kota Selatan menjadi bagian dari penerapan ilmu kesehatan masyarakat dan kedokteran komunitas dalam menghadirkan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan memadukan media edukasi sederhana dan teknologi digital, HUYULA diharapkan dapat mendukung upaya skrining kontak serumah yang lebih mudah diakses, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap TBC, serta memperkuat upaya penemuan terduga TBC di tingkat pelayanan kesehatan primer.

Agenda

3 Maret 2026

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil

Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer

9 Februari 2026

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil

22 September 2025

Workshop Designing a Framework for an Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Service

Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG

16 Juli 2025

Workshop Pemeringkatan QS World University Rankings by Subjects

Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran