Dokter Muda FK UNG Kembangkan TB FINDER, Inovasi Skrining Digital dan Manual untuk Deteksi Dini Tuberkulosis

Oleh: Jesica Mulyadi . 30 Oktober 2026 . 14:14:44

Gorontalo — Dokter muda Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) menghadirkan TB FINDER, sebuah inovasi skrining tuberkulosis (TB) berbasis digital dan manual untuk mendukung upaya penemuan terduga TB di masyarakat. Inovasi ini diterapkan di Puskesmas Sipatana, Kota Gorontalo, melalui kegiatan penyuluhan dan penerapan media skrining yang dilaksanakan pada 30 September 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Mini Project Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Komunitas FK UNG. TB FINDER dikembangkan oleh Brigita Sari Kristina Br. Ginting, S.Ked., dan Sitti Alfina Hatlah, S.Ked., di bawah bimbingan dr. M. Yusril Ihza Djakaria, M.P.H., dan dr. Medy Sarita, M.Kes. Inovasi ini dirancang untuk mempermudah masyarakat mengenali gejala dan faktor risiko tuberkulosis melalui skrining awal yang dapat diakses menggunakan telepon genggam maupun kuesioner cetak.

Melalui metode digital, masyarakat dapat memindai QR Code untuk mengakses halaman skrining dan mengisi pertanyaan secara mandiri. Sementara itu, bagi masyarakat yang tidak memiliki telepon genggam atau mengalami kendala dalam mengakses layanan digital, tersedia alternatif skrining menggunakan kuesioner cetak. Penggabungan kedua metode tersebut menjadi pendekatan untuk memperluas akses skrining sekaligus menyesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi.

Dalam penerapannya, media informasi dan QR Code TB FINDER ditempatkan pada enam titik pelayanan di Puskesmas Sipatana, yakni tempat skrining, meja pengkajian atau pemeriksaan tanda-tanda vital, tempat pendaftaran, Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu), program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), serta Poli Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS). Penempatan pada berbagai titik pelayanan tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengakses skrining TB sekaligus mendukung tenaga kesehatan dalam mengidentifikasi individu yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Pertanyaan dalam TB FINDER mencakup sejumlah gejala dan faktor risiko tuberkulosis, seperti batuk, lama batuk, keringat malam, penurunan berat badan, penurunan nafsu makan, serta riwayat kontak erat dengan pasien TB.

Setelah mengisi kuesioner, pengguna akan memperoleh hasil skrining dalam kategori warna hijau, kuning, dan merah berdasarkan jawaban yang diberikan. Hasil tersebut menjadi informasi awal untuk membantu mengarahkan kebutuhan tindak lanjut. Bagi masyarakat dengan hasil skrining kategori merah, tersedia arahan untuk menghubungi Puskesmas melalui WhatsApp guna memperoleh informasi dan tindak lanjut pemeriksaan lebih lanjut. Pengembangan TB FINDER menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu kesehatan masyarakat dan kedokteran komunitas melalui inovasi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dengan dukungan Puskesmas Sipatana, inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengenali gejala dan faktor risiko tuberkulosis serta mendorong perilaku mencari pelayanan kesehatan secara tepat. Selain itu, pemanfaatan skrining digital dan manual di berbagai titik pelayanan diharapkan dapat mendukung upaya penemuan terduga TB secara lebih luas. Melalui TB FINDER, FK UNG terus mendorong keterlibatan dokter muda dalam menghadirkan inovasi promotif dan preventif yang dapat mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya deteksi dini dan penanggulangan tuberkulosis.

Agenda

3 Maret 2026

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil

Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer

9 Februari 2026

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil

22 September 2025

Workshop Designing a Framework for an Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Service

Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG

16 Juli 2025

Workshop Pemeringkatan QS World University Rankings by Subjects

Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran