FK UNG Perkuat Edukasi Pengurangan Risiko Bencana melalui Pelatihan Siswa SMPN 2 Satap Kabila Bone

Oleh: Jesica Mulyadi . 6 Oktober 2026 . 13:17:24

BONE BOLANGO – Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) terus memperkuat kontribusinya dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana melalui kegiatan silaturahmi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan implementasi kerja sama di lingkungan pendidikan. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan pengurangan risiko bencana bagi siswa SMP Negeri 2 Satu Atap (Satap) Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FK UNG, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., bersama dr. Pascal Adventra Tandiabang, M.Biomed. Keduanya terlibat dalam upaya memperkuat edukasi kebencanaan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengimplementasikan kerja sama melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekolah. Selain mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, kegiatan ini juga mengintegrasikan aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam upaya membangun kesiapsiagaan bencana sejak usia sekolah.

Pengurangan risiko bencana merupakan upaya penting yang perlu dikenalkan sejak dini. Siswa tidak hanya perlu memahami potensi bahaya di lingkungan mereka, tetapi juga mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana. Melalui pelatihan ini, edukasi kebencanaan diarahkan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya mengenali risiko, mengikuti arahan guru dan petugas, memahami jalur evakuasi, serta mengutamakan keselamatan diri dan orang lain ketika menghadapi situasi darurat.

Edukasi kebencanaan di lingkungan sekolah menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun budaya sadar bencana. Pengetahuan yang diperoleh siswa diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dibagikan kepada keluarga maupun lingkungan tempat tinggal. Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses pembelajaran akademik, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter tangguh, peduli terhadap keselamatan, dan siap menghadapi berbagai risiko bencana.

Keterlibatan Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., selaku Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FK UNG, bersama dr. Pascal Adventra Tandiabang, M.Biomed., menunjukkan komitmen FK UNG dalam mendukung pengembangan edukasi kebencanaan melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan. Implementasi kerja sama seperti ini diharapkan dapat membuka peluang pengembangan program pendidikan dan pelatihan kebencanaan secara berkelanjutan. Perguruan tinggi dapat berkontribusi melalui keahlian akademik, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat, sedangkan sekolah menjadi mitra penting

Agenda

3 Maret 2026

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil

Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer

9 Februari 2026

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil

22 September 2025

Workshop Designing a Framework for an Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Service

Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG

16 Juli 2025

Workshop Pemeringkatan QS World University Rankings by Subjects

Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran