GORONTALO UTARA – Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG), sekaligus pengurus Komite Internsip Dokter Indonesia (KIDI) Gorontalo, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., menghadiri kegiatan pelepasan peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) periode November 2025 yang telah menyelesaikan masa pengabdian di Kabupaten Gorontalo Utara. Pelepasan ini menjadi momentum apresiasi atas dedikasi dan kontribusi para dokter internsip dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat selama hampir satu tahun. Kehadiran mereka di fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Gorontalo Utara menjadi bagian dari upaya mendukung pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat pengalaman klinis dokter dalam menjalani masa transisi menuju praktik kedokteran profesional.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta internsip atas kerja keras, dedikasi, dan kontribusi terbaik yang telah diberikan bagi masyarakat Gorontalo, khususnya di Kabupaten Gorontalo Utara. Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama menjalani program internsip dapat menjadi bekal penting bagi para dokter untuk semakin terampil, mandiri, dan profesional dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab mereka sebagai tenaga medis.
Program Internship Dokter Indonesia merupakan bagian penting dalam proses pembentukan dokter yang kompeten melalui pengalaman praktik di fasilitas pelayanan kesehatan. Selain mengembangkan keterampilan klinis, pengalaman ini juga menjadi kesempatan bagi dokter untuk memperkuat kemampuan komunikasi, kerja sama tim, pengambilan keputusan klinis, serta pemahaman terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat. Bagi para dokter yang telah menyelesaikan masa internsip, perjalanan profesional tentu masih terus berlanjut. Tantangan di berbagai tempat pelayanan kesehatan akan menjadi kesempatan untuk mengembangkan kompetensi sekaligus mempertahankan integritas dalam menjalankan profesi.
Pesan penting yang ditekankan dalam pelepasan tersebut adalah agar para dokter senantiasa menjunjung tinggi etika kedokteran, di mana pun mereka bertugas, kapan pun menjalankan profesi, dan apa pun peran yang kelak diemban. Etika kedokteran merupakan landasan penting dalam membangun kepercayaan pasien, menjaga keselamatan, menghormati martabat manusia, serta memastikan pelayanan kesehatan diberikan secara bertanggung jawab. “Terima kasih atas semua kerja dan kontribusi terbaik untuk masyarakat Gorontalo selama hampir setahun ini. Semoga semakin mahir dan mandiri sebagai dokter profesional. Selamat kembali ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga. Di mana pun, kapan pun, dan menjadi apa pun kalian nanti, jangan lupa etika kedokteran. Fii amanillah,” demikian pesan yang disampaikan kepada para dokter internsip.
Keberhasilan pelaksanaan Program Internsip Dokter Indonesia di Kabupaten Gorontalo Utara tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Apresiasi disampaikan kepada pemerintah daerah, Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara, pimpinan wahana internsip, dokter pendamping, pengurus KIDI Provinsi Gorontalo, serta Sekretariat KIDI yang telah mendukung pelaksanaan program selama ini. Kolaborasi antara pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dokter pendamping, dan organisasi profesi menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran klinis yang mendukung pengembangan kompetensi dokter.
Dukungan tersebut juga memperlihatkan pentingnya sinergi lintas institusi dalam menjaga keberlangsungan program internsip, baik dari aspek pembinaan, pendampingan, maupun pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Melalui momentum pelepasan ini, diharapkan para dokter yang telah menyelesaikan internsip dapat melanjutkan perjalanan profesinya dengan semangat pengabdian, kompetensi yang terus berkembang, serta komitmen kuat terhadap keselamatan pasien dan etika kedokteran.
Bagi FK UNG, keterlibatan dosen dalam kegiatan pembinaan dan penguatan program internsip merupakan bagian dari kontribusi institusi dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Selamat melanjutkan pengabdian kepada seluruh dokter internsip periode November 2025. Semoga pengalaman di Gorontalo Utara menjadi bekal berharga untuk perjalanan profesi dan pengabdian selanjutnya. Fii amanillah.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil
Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer
Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil
Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG
Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran