SENMA FK UNG Gelar CARE Bertema CORTEX, Perkuat Literasi Kesehatan Mental dan Reproduksi Remaja

Oleh: Jesica Mulyadi . 11 Oktober 2026 . 14:11:58

GORONTALO – Senat Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (SENMA FK UNG) melalui Departemen Pengabdian Masyarakat menggelar program CARE (Community Awareness for Resilience & Education) dengan mengusung tema CORTEX (Cultivating Our Resilience, Thought, Emotional eXperience) di Pondok Pesantren Khairul Hikmah, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia sekaligus meningkatkan literasi kesehatan mental dan reproduksi di kalangan remaja. Kegiatan tersebut menghadirkan dr. Maryam Burhanuddin sebagai pemateri dan dihadiri oleh dr. M. Yusril Ihza Dzakaria selaku perwakilan Wakil Dekan I FK UNG, Pimpinan Pondok Pesantren Khairul Hikmah Willy Hakim Lawani, S.Ag., M.Si., Kepala Madrasah Khairul Hikmah Umi Ratih Podungge, serta para guru dan siswa.

Program CARE menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa kedokteran dalam mendukung peningkatan kesadaran kesehatan di lingkungan pendidikan. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi kesehatan, tetapi juga mendorong remaja untuk mengenali emosi, memahami diri sendiri, serta membangun ketahanan dalam menghadapi berbagai tantangan selama masa pertumbuhan.

Kepala Madrasah Khairul Hikmah, Umi Ratih Podungge, menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan edukasi kesehatan bagi remaja dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak siswa. “Semoga Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo dapat terus melaksanakan kegiatan-kegiatan bermanfaat seperti ini bagi siswa-siswi di pondok pesantren. Terima kasih kepada FK UNG yang telah menyelenggarakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi siswa-siswi di sini,” ungkapnya.

Mengangkat tema CORTEX, kegiatan ini menekankan pentingnya menumbuhkan ketahanan diri, membangun pola pikir yang sehat, serta memahami pengalaman emosional sebagai bagian dari kesejahteraan remaja. Tema tersebut diimplementasikan melalui materi SEHATI (Sehat Mental dan Reproduksi), yang membahas pentingnya menjaga kesehatan mental dan reproduksi secara menyeluruh. Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman awal peserta. Selanjutnya, dr. Maryam Burhanuddin menyampaikan materi edukasi mengenai kesehatan mental dan reproduksi. Sesi ini diharapkan dapat membantu peserta memperoleh informasi yang tepat, meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan diri, serta memahami pentingnya menjaga kesejahteraan fisik dan psikologis selama masa remaja.

Setelah penyampaian materi, peserta mengikuti post-test untuk mengevaluasi pemahaman mereka terhadap informasi yang telah diberikan. Penggunaan pre-test dan post-test menjadi bagian dari evaluasi kegiatan untuk melihat perubahan pemahaman peserta sebelum dan sesudah mengikuti edukasi. Selain edukasi kesehatan, CARE menghadirkan aktivitas Emotional Card dan Lembar Harapan sebagai sarana refleksi diri. Melalui Emotional Card, peserta diajak mengenali beragam emosi, seperti sedih, senang, kecewa, marah, dan takut. Mereka kemudian menuliskan pengalaman atau perasaan yang berkaitan dengan emosi tersebut, sekaligus menuangkan harapan untuk masa depan melalui Lembar Harapan.

Aktivitas ini dirancang untuk memberikan ruang yang suportif bagi remaja dalam mengenali dan mengekspresikan perasaan secara sehat. Kemampuan memahami emosi merupakan salah satu keterampilan penting dalam proses perkembangan remaja, terutama ketika menghadapi perubahan diri, tekanan sosial, dan berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan reflektif tersebut, peserta juga didorong untuk memahami bahwa setiap emosi merupakan bagian dari pengalaman manusia yang perlu dikenali dan dikelola secara tepat. Dengan demikian, edukasi kesehatan mental tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan, tetapi juga dengan pengembangan keterampilan dasar untuk memahami diri sendiri dan membangun hubungan yang sehat dengan orang lain.

Pelaksanaan CARE melalui tema CORTEX mencerminkan peran aktif SENMA FK UNG, khususnya Departemen Pengabdian Masyarakat, dalam memperluas akses edukasi kesehatan bagi remaja. Perpaduan antara penyampaian materi, evaluasi pemahaman, dan aktivitas pengenalan emosi menjadi pendekatan yang diharapkan dapat mendukung pembelajaran kesehatan secara lebih partisipatif.

Melalui kegiatan ini, SENMA FK UNG berharap para siswa dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan mental dan reproduksi, serta mengembangkan kemampuan mengenali dan mengelola emosi. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan lembaga pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang remaja secara sehat. Dengan semangat CORTEX, CARE menjadi wujud nyata keterlibatan mahasiswa kedokteran dalam membangun generasi muda yang lebih sadar kesehatan, tangguh secara emosional, dan memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya menjaga kesehatan diri.

Agenda

3 Maret 2026

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara

Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara bertempat di UTC Damhil

Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Universitas Ratu Samban meluncurkan Program Studi Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer

9 Februari 2026

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG

Yudisium Mahasiswa Sarjana Kedokteran, Profesi Dokter, dan Pelantikan Organisasi Mahasiswa di Lingkungan FK UNG dilaksanakan di UTC Damhil

22 September 2025

Workshop Designing a Framework for an Online Community Assistance Ecosystem to Assist Disabled Stroke Survivors and Caregivers in Accessing Health Service

Projek ini didanai oleh KONEKSI dan BRIN telah menyetujui projek ini dan akan di hadiri oleh Civitas Akademika FK UNG

16 Juli 2025

Workshop Pemeringkatan QS World University Rankings by Subjects

Workshop tentang pemeringkatan secara Internasional, yang diikuti oleh 11 orang dosen sebagai perwakilan dari Fakultas Kedokteran